Header Ads

Reses Dewan Dapil Asakota Dijubeli Warga Bonto Kelurahan Kolo


Kota Bima, Garda Asakota.-

         Reses Anggota DPRD Kota Bima Dapil Asakota yang dilaksanakan di lapangan Nusantara Lingkungan Bonto Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota berlangsung ramai dan dijubeli warga. Hampir seluruh lapisan warga masyarakat yang ada di lingkungan Bonto terlihat hadir memadati arena reses baik dari unsur kepala Kelurahan Kolo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, unsur RT dan RW. Sementara dari unsur anggota DPRD Dapil Asakota hadir diantaranya yakni Ir. M. Nor, Khalid Bin Walid, Jaidin dan H. Sidra.
   
   

 
         Pada kesempatan itu, Kepala Kelurahan Kolo, Rustam, SE, mempersilahkan warganya untuk benar-benar memanfaatkan momen agenda reses anggota DPRD ini secara optimal agar kedepannya apa yang menjadi kebutuhan bersama bisa diperjuangkan. "Jangan hanya datang melihat, menyimak, serta mendengar saja. Namun yang paling utama adalah menyampaikan aspirasi dan usulan untuk pembangunan wilayah kedepannya,  mana saja yang dinilai pantas dan menjadi proritas," pesannya.
       
         Sementara itu, Ir. M. Nor, selaku jurubicara Reses Anggota DPRD Dapil Asakota menjelaskan kepada warga masyarakat yang hadir, bahwa kegiatan reses DPRD adalah sebuah rutinitas yang sudah menjadi keharusan untuk dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat terkait dengan program yang belum terpenuhi atau tercover dalam agenda pembangunan Kota Bima.

           Namun diakuinya, ada yang berubah dalam format reses kedepannya dimana sudah tidak lagi berbentuk formal seperti biasanya dengan menampung masyarakat di satu tempat. Akan tetapi, kata dia, reses bisa dilakukan juga dengan obrolan-obrolan santai dengan beberapa orang warga. "Misalnya dilakukan di teras rumah warga atau di kios-kios. Bila terjadi sebuah obrolan dengan beberapa orang warga masyarakat, maka itu juga dinamakan reses.  Sudah ada kebijakan Pusat dengan format seperti itu karena pertimbangan minimnya anggaran sehingga nantinya reses yang dilaksanakan menjadi reses pribadi masing masing anggota DPRD," jelasnya.
     
           Berdasarkan pantauan langsung Garda Asakota, kegiatan reses anggota dewan Dapil Asakota kali ini banyak sekali aspirasi yang disampaikan oleh warga lingkungan Bonto diantaranya usulan pembangunan deker, usulan bantuan bibit jagung, hotmik gang, adanya genangan air di areal pekuburan umum serta alat berat untuk pembersihan areal kuburan. Selain itu, ada juga usulan pembukaan jalan lanjutan ke Oi Karara atau jalan lingkar Bonto, pengawasan pendistribusian pupuk, pembatas jalan di RT 19, usulan pengaspalan jalan Temba Kolo, adanya sumur Bor di So Saranta, dan usulan untuk odal usaha bakulan serta penambahan insentif guru ngaji.

         Seorang Tokoh Muda lingkungan Bonto, H. Haris misalnya,   menyampaikan beberapa aspirasi kepada Anggota DPRD Dapil Asakota yang berkaitan dengan bidang perikanan. Dia mengusulkan kucuran bantuan mesin 24 PK, 16 PK serta mesin ketinting itu diganti karena diamatinya selama ini hanya segelintir orang saja yang mendapatkan bantuan tersebut. "Sementara kalau bantuan tersebut dialihkan ke bantuan lainnya seperti jaring dan baskom. Jika ini dapat dilakukan, maka pasti distribusinya akan merata.  Untuk itu, pada kesempatan reses kali ini kami berharap apa yang kami sampaikan menjadi sebuah atensi anggota DPRD Dapil Asakota," pintanya seraya mengusulkan juga agar Talud Sungai Jebol yang dibangun pada tahun 2016 lalu, dapat dibronjong saja.

          Menutup kegiatan reses tersebut kembali jubir anggota DPRD Dapil Asakota, Ir. M. Nor, berkomitmen untuk memperjuangkan segala apa yang telah disampaikan oleh warga masyarakat lingkungan Bonto. Namun diingatkannya, bahwa tidak semua aspirasi itu dapat diriilkan mengingat keterbatasan anggaran. "InsyaAllah akan ada skala prioritasnya karena tak mungkin semua usulan hari ini akan langsung diakomodir pada tahun mendatang. Kami sangat berharap ada kerjasama yang baik antara masyarakat dengan kami sehingga apa yang diperjuangkan itu benar-benar menjadi kebutuhan bersama," harap anggota dewan duta Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bima ini.  (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.