Header Ads

PPP Kobi Putuskan Lutfi Balon Tunggal Walikota, Feri dan Anshar Diusulkan Jadi Pendamping

Ketua PPP NTB, Hj. Wartiah, berpose bersama para petinggi Parpol Kota Bima usai menghadiri acara Musker DPC PPP Kobi di Hotel Parewa, Kamis siang (13/7).


Kota Bima, Garda Asakota.-

         Setelah beberapa hari lalu, DPC PBB Kota Bima bulat menetapkan nama bakal calon Walikota Bima HM Lutfi, SE yang akan diusung di ajang Pilkada Kota Bima 2018 mendatang. Kini, giliran DPC PPP Kota Bima melakukan hal yang sama. Melalui Musyawarah Kerja Cabang I DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bima, Kamis hari ini (13/7), sepakat menetapkan anggota DPR RI, HM. Lutfi Iskandar, SE,  sebagai bakal calon tunggal Walikota Bima 2018-2023. Sedangkan dua nama lainnya yakni, Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan, SH dan H. Syafriansar, S. Sos, masing-masing diusulkan sebagai bakal calon Wakil Walikota Bima yang digadang-gadang bakal mendampingi Lutfi.

         "Itulah hasil pandangan umum fraksi oleh seluruh PAC PPP terkait dengan hasil kerja desk Pilkada, hingga akhirnya memutuskan calon tunggal balon Walikota Bima, HM. Lutfi, SE, dan bakal calon Wakil Walikota nya, bapak Feri Sofiyan, SH, dan H. Syafriansar, S. Sos," ungkap Ketua DPC PPP Kota Bima, H. Syafriansar, S. Sos, kepada Garda Asakota, Kamis malam (13/7).


        Menurutnya, kader PPP Kota Bima telah melihat dan menilai bahwa pasangan bakal Calon Walikota, HM. Lutfi dan balon Wakil Walikota, Feri Sofiyan, SH yang searah visi misi dengan partai berlambang Ka’bah tersebut. Selain H. Lutfi sebagai bakal Calon Walikota Bima yang dianggap populer dan rajin turun ke masyarakat, sebagai anggota DPR RI dua periode, H. Lutfi juga dianggap tidak memiliki cacat. "Ini menurut penilaian PAC-PAC, H. Lutfi memang calon pemimpin yang representatif dan banyak berkontribusi positif untuk masyarakat. Rajin turun ke masyarakat dan banyak menyalurkan bantuan langsung," ungkapnya.

            Begitu juga dengan sosok Feri Sofiyan, Ketua DPRD Kota Bima yang telah menjadi anggota dewan tiga periode yang sekarang juga sebagai Ketua DPD PAN Kobi dianggap figur yang tepat mendampingi H. Lutfi. "Beliau sudah teruji sebagai anggota dewan tiga periode, ini menunjukan kredibilitas, popularitas, dan elektabilitas yang luar biasa di tengah masyarakat saat ini. Luar biasa perpaduan antara kedua tokoh ini menurut PAC-PAC tadi," bebernya.

           Sedangkan untuk kader PPP sendiri, H. Syafriansar, ada penilaian yang positif selama dua periode menjadi anggota DPRD Kobi dan Provinsi NTB saat ini. "Karena dianggap berkontribusi positif untuk daerah, makanya kami juga diusulkan menjadi bakal calon Wakil Walikota Bima," sebutnya. Pria yang akrab disapa H. Anshar ini menambahkan, setelah proses Muskercab ini, selanjutnya akan ada rapat pleno pengurus harian DPC dan desk Pilkada yang menentukan siapa paket balon yang akan ikut Pilkada 2018 mendatang. "Hasil rapat harian nantinya akan dibawa ke DPW PPP NTB oleh pengurus harian DPC, untuk digodok dan dilakukan fit and proper tes, hingga akhirnya diputuskan satu paket calon," pungkasnya.

           Sebelumnya,  Ketua DPW PPP NTB, Dra. Hj. Wartiah, menilai langkah cepat PPP Kota Bima itu memang sengaja didorong pihaknya agar para bakal calon yang diusulkan dapat segera disahkan oleh DPP dan disosialisasikan kepada warga masyarakat. "Lebih cepat lebih baik, ini akan lebih memudahkan konsolidasi ke masyarakat," ucap Hj. Warthiah, saat membuka Musker.

        Dia menegaskan, jika paket nanti sudah diputuskan final maka tugas kader PPP kedepan dapat bersama-sama mensukseskan figur calon yang diusung PPP hingga bisa memenangkan Pilkada 2018. "InsyaAllah siapapun yang didukung PPP untuk Pilkada Kota Bima  akan menang, karena PPP memiliki organisasi dan sayap pendukung yang solid dan terstruktur sampai akar bawah. Saya punya keyakinan, InsyaAllah siapapun balon Walikota yang diusung PPP, kita akan menang secara terhormat," pungkasnya disambut tepukan semangat para kader. (GA. 212*)




Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.