Header Ads

DMN: Aktivis Mitra Kritis, Jangan Ragu Kritik Pemerintah



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

         Peran organisasi non pemerintah dan aktivis mempunyai nilai strategis dalam pembangunan. Idealnya, kata Wakil Bupati Bima, keberadaan organ ini harus mampu bersinergi di tengah kehidupan bermasyarakat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang mandiri guna mencapai kesejahteraan dalam bingkai NKRI.


        Hal ini ditegaskan oleh Wabup Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer (DMN), saat menghadiri Dialog Kemitraan bersama lembaga non pemerintah dan para aktivis di Kabupaten Bima khususnya para tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis,  para Kades, Camat Woha, maupun perwakilan pemuda Woha, Selasa (25/7), di aula Pemandian Bima Thirta Kota Bima.


 
   
         Menurut Wabup, keberadaan organisasi non pemerintah dan aktivis ini diharapkan mampu membawa dampak positif secara langsung bagi anggotanya dan masyarakat. Hal ini, kata dia, tidak harus mengabaikan daya kritis yang dimiliki. "Karena aktivis adalah mitra kritis, makannya jangan ragu kritisi Pemerintah. Tentunya sesuai koridor yang berlaku," tegas DMN.

            Menyunggung kondisi daerah saat ini, DMN mengaku Kabupaten Bima terlalu banyak masalah. Untuk itu diharapkan peranan semua pihak untuk menciptakan keamanan dan kedamaian menuju Bima RAMAH. "Mewujudkan Bima RAMAH adalah cita-cita Pemerintah, baru bisa terwujud bila ada dukungan semua pihak termasuk rekan-rekan aktivis dan LSM,"  ajaknya.

         Pantauan langsung Garda Asakota, sedianya acara ini mulai dihelat pukul 08.30 Wita, namun karena Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) yang ditunggu hingga pukul 11.00 Wita berhalangan hadir, baru bisa dimulai setelah Wabup Bima ditugasi untuk membukanya.  Dialog Kemitraan yang mengusung tema "terwujudnya sinergisitas antar lembaga dan organisasi non pemerintah menuju pembangunan daerah Kabupaten Bima yang RAMAH",  ini berlangsung hangat dan kritis.

       Suasana dialog dipandu langsung oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bima, Drs.Ishaka, dengan menghadirkan  beberapa pemateri seperti Dandim 1608, perwakilan Kejari, dan Polres Bima. "Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai media jalinan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi dalam mendukung dan menyukseskan program Pemerintah," tegas Ishaka. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.