Header Ads

Abuya: Feri Mau Jadi Nomor Dua, Kejutan Bagi Lutfi

Foto: Tokoh Masyarakat Bima, Drs. H. Zainul Arifin, M. Si.

Kota Bima, Garda Asakota.,

         Suasana politik jelang Pilkada Kota Bima 2018-2023 kian menghangat saja. Perbincangan tentang sosok yang akan maju pada Pilkada Kota Bima itu pun mulai gencar dibahas di tengah masyarakat maupun melalui media sosial. Salah satu informasi yang hangat diperbincangkan adalah, sinyal kuat akan menyatunya dua sosok bakal Calon Walikota Bima, HM. Lutfi Iskandar, SE, MM,  anggota DPR RI dua periode dan bakal Calon Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, Ketua DPRD Kota Bima saat ini. Sinyal ini menguat, setelah beberapa waktu lalu keduanya beberapa kali melakukan pertemuan dan komunikasi politik yang difasilitasi oleh kalangan Parpol, Pengusaha, dan Tokoh Masyarakat Bima.

        "Menurut saya, Feri mau menjadi orang nomor dua dari Lutfi adalah sebuah kejutan, surprise bagi Lutfi," ungkap Tokoh Masyarakat Bima, Drs. H. Zainul Arifin, M. Si, kepada Garda Asakota, Selasa (13/6), mengawali tanggapannya terkait dengan kabar akan menyatunya pasangan Lutfi-Feri di kancah Pilkada Kota Bima 2018 nantinya.

         Pria yang juga mantan Bupati Bima ini menjelaskan alasannya mengapa Feri dianggap sebagai kejutan bagi Lutfi. Pertama, kata dia, Feri bukan lagi sosok asing bagi masyarakat Kota Bima karena saat ini dia sedang menduduki posisi Ketua DPRD Kota Bima. Sebelumnya, kata dia, Feri menduduki Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Bima. "Jika dilihat dari posisinya sebagai Ketua DPRD saat ini, sulit rasanya mau menjadi orang nomor dua, karena level Ketua DPRD itu setara jabatan Walikota Bima. Kemudian yang kedua, Feri saat ini adalah Ketua Parpol Pemenang Pileg 2014 lalu dan memiliki basis massa yang jelas. Ini yang saya katakan Feri menjadi kejutan buat Lutfi, dan keunggulan dari figur Feri Sofiyan ini bisa menopang kemenangan bagi Lutfi," ungkap pria yang akrab disapa Abuya ini.

        Diakuinya, keunggulan-keunggulan dari sosok Feri yang dinilainya sebagai politisi mandiri ini, selaras dengan keberadaan sosok HM. Lutfi, sebagai bakal Calon Walikota Bima 2018. Baginya, Lutfi sudah sangat layak dan pantas menjadi orang nomor satu di Kota Bima karena ciri-ciri kepemimpinannya sangat menonjol. "Yang saya kenal dari sosok Lutfi adalah gampang ditemui dan gampang diajak berkomunikasi. Selain itu dia (Lutfi, red) orangnya terbuka dan tidak ada jarak dengan masyarakat, sehingga tidak heran elektabilitasnya saat ini tinggi," imbuh Pemilik Ponpes Al-Ikhwan Salama Kota Bima. Untuk itu, Abuya secara terbuka menyatakan sangat mendorong dan mendukung menyatunya dua aset daerah Kota Bima yang meniti karir dari bawah dan mandiri tersebut.

Foto: DR. Juwaidin Ismail.
        Komentar senada juga dilontarkan oleh salah seorang Akademisi STKIP Bima, DR. Juwaidin, M. Pd. Menurutnya, jika sosok Lutfi dan Feri menyatu maka akan menjadi pasangan kuat dan saling menguatkan. "Cocok dan sangat ideal, keduanya bakal menjadi pasangan yang kuat dan saling menguatkan," ucap Juwaidin.

        Diakuinya, Feri memiliki mesin Parpol yang solid dan bisa digerakan. Dan yang terpenting, sebutnya, kemampuan financial Lutfi yang mumpuni diimbangi oleh popularitas dan tingkat keterpilihan Feri yang cukup baik akan menjadikan Paslon ini diminati masyarakat. "Saya melihat, dua sosok ini cukup kuat dan diterima luas oleh masyarakat," sebut pria yang tinggal di BTN Santi Kota Bima ini. (GA. 212*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.