Header Ads

Yuk Merapat, Klinik Ikan Bakar 'dr. Ina Sei, SP, LP' Diminati Warga






Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

          Bagi warga yang melintasi jalan lintas Wera-Bima tepatnya di Desa Nangawera Kecamatan Wera Kabupaten Bima, suguhan ikan bakar matang plus sambal khas Bima di klinik 'dr. Ina Sei, SP, LP',  begitu nikmat dan lezat rasanya. Sejak usaha ini dibuka dan melejit melalui Medsos, sudah banyak pejabat maupun masyarakat luas lainnya yang sengaja singgah di "Salaja Lembo Ade" untuk menikmati menu spesial klinik "dr. Ina Sei, SP, PL".

         Dulunya, usaha ikan bakar itu dibuka dengan modal seadanya. Namun, berkat kegigihannya, "dokter spesialis penyakit lapar (SP, PL)" yang bernama asli Saodah (50-th),
warung kecil di pesisir pantai itu mampu menarik minat pembeli dan tentunya meraup keuntungan yang tidak sedikit bagi Ina Sei. "Awalnya, sebelum usaha ini dibuka, ibu saya (Saodah, red) seorang pedagang ikan bakulan keliling," ungkap Eri Gusti Irawan, S.Pd, anak sulung dari "dr. Ina Sei, SP, PL," yang setia menemani usaha ibunda tercinta, saat menjamu keluarga Garda Asakota, Sabtu sore (6/5).
Sambal khas Bima di klinik 'dr. Ina Sei, SP, PL'

Ikan bakar siap dihidangkan
Beberapa jenis ikan, tinggal dipilih

         Sebelum klinik "Ina Sei" dikenal luas, kata alumni STKIP BIMA ini, awalnya dia memperkenalkan usaha itu kepada kawan-kawan maupun para kenalannya secara lisan, bahwa pihaknya telah membuka usaha ikan bakar segar di daerahnya dengan menu ikan segar yang beragam. Baru setelah kuliahnya selesai, dia mulai fokus membuat brosur kecil-kecilan dan aktif mempromosikannya lewat Medsos. "Setelah Ina Sei tidak lagi jualan bakulan dan dibuka usaha tetap, saya  membuat brosur kecil untuk menarik minat warga masyarakat yang melintasi jalan ini. Saya tulisan tangan di sebuah brosur kecil klinik "dr. Ina Sei, SP, PL. SP, PL itu artinya Spesialis Penyakit Lapar, Buka Setiap Hari, Kecuali Hari Kiamat Libur. Setelah saya promosi melalui Medos, mulailah usaha ikan bakar ini kian diminati," ujar pemilik akun Bajak Laut ini.

         Diakuinya, usahanya itu menyediakan segala macam jenis ikan segar. Sementara sambalnya cukup sederhana, tapi dijamin nikmat rasanya. "Sambalnya khas Bima campuran tomat, bawang, kemangi, dan jeruk nipis. Sementara untuk rasanya bisa pedas, agak pedas atau tidak pedas sama sekali. Tergantung selera pengunjung," katanya. Tak heran, ikan bakar dengan sambal khas Bima itu mampu menyihir penikmat ikan bakar. “Alhamdulillah sampai sekarang, pelanggan terus bertambah. Bapak bisa lihat sendiri kan, kecuali hari Jumat pengunjung agak berkurang," akunya.

         Soal harga, Eri yang saat itu ditemani ibunda tercinta "dr. Ina Sei, SP, PL', mengaku tergantung pesanan seperti halnya usaha ikan bakar. Hanya saja, kata dia, ikan yang disiapkan di "Salaja Lembo Ade" segar-segar dengan harga yang tentunya bisa dijangkau. Pantauan langsung Garda Asakota, ikan bakar di klinik "dr. Ina Sei, SP, PL" cukup digandrungi banyak orang. Bukan hanya dari kalangan bawah, para pejabat pun kerap singgah untuk menikmatinya. Hal itu terlihat saat Garda Asakota hadir di Salaja Ina Sei. Beberapa rombongan keluarga dari Kota Bima sengaja datang untuk menikmati kuliner laut tersebut seperti beberapa orang keluarga Dikes Kabupaten Bima dan rombongan keluarga KPUD Kota Bima.

        Bukan hanya itu, ikan segar klinik 'dr. Ina Sei, SP, PL' ini pada awal-awal bukanya dulu, sering disinggahi oleh Bupati Bima, Alm H. Ferry Zulkarnain, ST, bahkan sempat membantu modal usaha. Sedangkan  sekarang, selain Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri,  dua orang anggota DPR RI, Rudi Mbojo dan Aji Lutfi, juga sering ke sini. "Kadang Ibu Bupati, Umi Dinda, datang malam-malam bersama beberapa orang kerabatnya sengaja menikmati ikan bakar di sini, beliau kelihatannya senang sekali," tambah Ina Sei yang sukses menyekolahkan ketiga putra nya hingga ke jenjang Perguruan Tinggi tersebut. "Alhamdulillah nak, berkat usaha ini, saya bisa membiayai kuliah ketiga anak saya. Satu di STKIP Bima (Eri, red), satu di Jogyakarta dan satu lagi di kuliah di Mataram," imbuh Ina Sei di sela-sela kesibukannya melayani para pengunjung "Salaja Lembo Ade". (GA. Jack*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.