Header Ads

Semarak, Pementasan Seni Budaya yang Digelar oleh LPS Pulau Ular


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

          Lembaga Pendidikan dan Sosial (LPS) Sanggar Seni Budaya Pulau Ular dengan Direktorat Kesenian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan Seni dan Budaya asli Bima.Pementasan tradisional Bima seperti Gantaong, Tari Wura Bongi Monca, permainan Buja Kadanda dan jenis kegiatan lainnya kembali dihidupkan untuk menjaga kelestarian budaya lokal kebanggan masyarakat Bima. "Kegiatan semacam ini harus terus dikembangkan, jika perlu lebih dari sekali dalam setahun. Bukan saja tujuannya untuk mempromosikan wisata, tapi juga bagian dari jati diri kita orang Bima, " tutur Kadisbudpora Kabupaten Bima, Drs. H.Supratman AS, M.Si, saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (10/5).

          Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Puspanto, MM, juga berharap, kegiatan seperti ini agar terus dikembangkan, karena diakuinya Seni Budaya merupakan salah satu cara meminimalisir perbedaan yang bisa menimbulkan konflik lokal maupun nasional. "Peran seni budaya bukan saja untuk skala lokal, tapi memberi peran dalam memperkenalkan jati diri bangsa kita yang plural. Salah satu pendekatan untuk mempersatukan kebhinekaan yang ada di negara kita ini adalah mengembangkan seni budaya lokal. Karena dalam kesenian tidak ada orang yang saling gontok-gontokan, dongkol satu sama lain," tuturnya.

         Puspanto meyakini, adanya kegiatan seperti ini, bukan saja jasmani yang ketemu, tapi pendekatan nurani juga ikut terbawa. Hal itu terlihat dari gerakan-gerakan seni yang begitu menarik. "Gerakan kesenian betul-betul menggugah dan menyentuh hati para penonton. Makanya, selain pendekatan keagamaan seni budaya perlu ditumbuh kembangkan untuk mempersatukan perbedaan yang ada di bangsa kita," imbuhnya.

          Sementara itu, Ketua LPS, Junaidin, S.Pd, selaku penyelenggara kegiatan tersebut mengaku pihaknya merasa terpanggil untuk memperkenalkan budaya lokal Bima di mata Nasional. Selain mempromosi wisata, pihaknya ingin juga memperkenalkan seni budaya yang ada di daerah. "Saya rasa kegiatan positif semacam ini bisa menciptakan kreativitas pemuda. Sekaligus memberi jawaban atas pertanyaan tentang solusi untuk meminimalisir terjadinya hal-hal negatif di Daerah Bima yang bermotto RAMAH seperti yang diupayakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Bima," tandasnya. (GA. 777*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.