Header Ads

Pasca Mutasi, Para Mantan Kasek Disinyalir Ogah Masuk Kantor

Kepala Dikbudpora Kecamatan Madapangga, Syaifuddin, S. Pd








Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

            Paska rotasi dan mutasi di jajaran Pendidikan beberapa waktu, enam orang mantan Kepala SD di wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima disinyalir tidak masuk sekolah.Demikian disampaikan Kepala Dikbudpora Kecamatan Madapangga, Syaifuddin, S. Pd, kepada wartawan di SDN Woro, Senin (8/5). Hanya saja, Syaifuddin mengaku belum mengetahui alasan beberapa mantan Kasek itu tidak masuk sekolah. "Nanti kita akan klarifikasi Akan dengan pendekatan secara kekeluargaan dulu. Belum kita layangkan surat dinas," ungkapnya.

          Dijelaskannya, pasca mutasi itu mereka belum melaksanakan tugas barunya sebagai guru di sekolah setempat. "Hal ini akan diupaya agar mereka yang dimutasi ini benar-benar profesional, kembali melaksanakan tugas sebagai abdi Negara demi mencerdaskan anak Bangsa," tuturnya. Dirinya berjanji akan mengupayakan agar para mantan Kasek ini tetap berada di sekolah asal. Apalagi, kata dia,  Kecamatan Madapangga masih mengalami kekurangan guru. Untuk itu, Syaifuddin mengimbau agar para mantan Kasek yang ditempatkan menjadi guru biasa tersebut untuk tetap menjalankan tugas dengan baik.

         Sementara itu di tempat yang sama, Ketua PGRI Madapangga, Anwar Hamzah, S.Pd, juga secara organisasi mengimbau pada para mantan Kasek tersebut agar tetap melaksanakan tugas dan meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, bukan karena dimutasi sehingga efektivitas kinerja berkurang. "Karena pada dasarnya kita semuanya adalah guru. Jabatan Kepala Sekolah itu hanya tugas tambahan saja dalam mengatur sekolah,” tegasnya. (GA. Marlin*)

1 comment:

  1. cari tau dulu bos apakah udah terima SK atau belum jangan main tampilkan aja di media sebelum klarifikasi . g boleh gt muat dulu baru mua klarfikasi

    ReplyDelete

elshandy creative. Powered by Blogger.