Header Ads

Konflik Marak Terjadi, DMN Instruksikan Pelarangan Orgen Tunggal di Malam Hari


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

          Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer (DMN) mengakui masih banyak terjadinya konflik sosial di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, konflik sosial itu kadang dipicu masalah kecil di saat ada acara orgen tunggal. "Di sinilah kadang yang menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik, makanya Saya menginstruksikan agar orgen tunggal di malam hari ditiadakan untuk meminimalisir terjadinya konflik," ujarnya saat membuka secara resmi rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di setiap Kecamatan se-Kabupaten Bima di aula Pemkab bima, Senin (18/5).

           Di acara yang juga turut dihadiri oleh Kapolres Bima, Dandim, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bima itu, DMN sempat menyinggung salah satu konflik terbesar dan terdahsyat selama masa kepemimpinannya 1,8 tahun terakhir, yakni konflik di Kecamatan Wera baru-baru ini."Di situ saya melihat konflik terbesar yang pernah Saya jumpai. Namun satu hal yang membuat saya salut yaitu cara penyelesaian konflik tanpa syarat," ucapnya.

          Dia berharap, program semacam ini patut ditingkatkan dan dijalankan secara berkesenambungan mengingat pentingnya upaya memperkecil terjadinya konflik di daerah. Lahirnya kondisi aman, kata dia, bukan saja tugas Kepolisian atau Pemerintah saja, namun kondisi aman dan kondusif akan terwujud melalui kerja sama semua elemen yang ada. Untuk itu, pihaknya berharap pada Kesbangpol yang dikepalai oleh Drs. Ishaka, sebagai jenderal pelaksana di dalam meminimalisir terjadinya konflik di daerah Bima agar terus melakukan koordinasi dan meningkatkan kerjasama  antar elemen yang ada. (GA. 101*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.