Header Ads

Deklarasi Cintai Damai Demi Menjaga Keamanan dan Ketertiban Dana Mbojo

Bupati Bima di acara Deklarasi Cintai Damai yang dilaksanakan di lapangan desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Rabu (17/5).

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

          Deklarasi Cintai Damai yang dilaksanakan di lapangan desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima sukses digelar Rabu (17/5). Kegiatan yang diprakarsai pemerintah kerjasama dengan PK. KNPI Kecamatan Woha itu ditandai dengan penandatanganan pakta integritas terkait dengan  kesepakatan bersama dalam rangka menjaga keutuhan dan keamanan wilayah yang dilakukan oleh Bupati Bima, Kapolres Bima, Wakil Bupati Bima, toga, toma, dan unsur KNPI Kabupaten Bima.

          Deklarasi Cintai Damai yang dilaksanakan ini, ungkap Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, merupakan  momentum untuk merapatkan barisan dan menyatukan langkah  dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Dana Mbojo.  "Selain itu kita juga bisa meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan agar selalu mengedepankan rasa cinta damai, serta dapat mengantisipasi isu-isu negatif yang saat ini berkembang yang dikhawatirkan dapat mengancam perpecahan di tengah masyarakat," ungkapnya.

         Menurutnya, lahirnya kondisi aman di tengah masyarakat tentunya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan tetapi harus didukung semua pihak agar tercipta kondisi aman dan damai sesuai harapan bersama. "Kita  perlu melakukan kerjasama dengan saling meningkatkan sinergitas agar benih-benih konflik  dapat kita tangani  bersama,"' ucapnya.

         Thema yang diangkat dalam kegiatan deklarasi Cintai Damai ini, yaitu "Komitmen Bersama Dalam Mewujudkan Visi Misi Bima Ramah, Untuk Generasi Muda Woha yang Cinta Damai dan Bebas Narkoba." Thema ini mengandung makna bahwa cita-cita untuk menjadikan daerah Kabupaten Bima yang Religius, Aman, Makmur, Amanah dan Handal harus bersama-sama dalam melaksananakan cita-cita demi membangun pemerintah dan masyarakat yang mengedepankan nilai religius dalam bermasyarakat.

         Melalui konsep inilah, maka Pemerintah Kabupaten Bima berkeinginan untuk membangun keamanan dan ketertiban wilayah dan masyarakat, mengamankan   proses dan hasil pembangunan   serta penegakkan supremasi hukum, meningkatkan pendapatan masyarakat dan penanggulangan   kemiskinan melalui peningkatan   sarana/prasarana berbasis tata  ruang dan pengelolaan lingkungan hidup, menciptakan lapangan kerja serta peningkatan ekonomi kreatif.  Terkait dengan Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda, dewasa ini kian meningkat.

         Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf.  Hal ini menyebabkan pemuda  tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata- ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu- waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja.

         Dalam rangka upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita, sehingga kita harus melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin.

         Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri mengajak  seluruh lapiran masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah Dana Mbojo, karena tanpa adanya dukungan dari semua pihak maka keamanan  tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan.
(GA. 212*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.