Header Ads

Sambungan Listrik Murah untuk Masyarakat Tidak Mampu, Terus Diprogramkan Pemerintah

Kadis ESDM NTB, Muhammad Husni, M.Sc. 
Mataram, Garda Asakota.-
Masih tingginya masyarakat Provinsi NTB yang berada digaris kemiskinan dan belum mampu memasang listrik di rumahnya membuat Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tergerak untuk memprogramkan Pemasangan Sambungan Listrik Murah di Pulau Lombok dan di Pulau Sumbawa.
Berdasarkan data yang dihimpun Media Garda Asakota, untuk program pemasangan Sambungan Listrik Murah di Pulau Lombok, pagu dana yang disiapkan oleh Pemerintah adalah sebesar Rp1,6 Milyar lebih. Sementara untuk pagu dana Pemasangan Listrik Murah di Pulau Sumbawa adalah sebesar Rp885 juta.
Untuk program pemasangan listrik murah di Pulau Lombok, pemerintah akan menyebar pada masyarakat miskin di Kota Mataram sebanyak 80 unit, Lombok Tengah tersebar di 275 unit, Lombok Barat tersebar sebanyak 215 unit, Lombok Timur tersebar sebanyak 425 unit, dan Lombok Utara tersebar sebanyak 125 unit. Sementara, untuk pemasangan listrik murah di Pulau Sumbawa akan disebar pada masyarakat miskin di Sumbawa Barat sebanyak 50 unit, Kabupaten Bima tersebar sebanyak 150 unit, Kota Bima sebanyak 90 unit, Kabupaten Dompu sebanyak 125 unit dan Kabupaten Sumbawa akan disebar sebanyak 175 unit.
Kepala Dinas ESDM NTB, Muhammad Husni, kepada Media Garda Asakota menjelaskan program pemasangan listrik murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dalam memasang instalasi listrik dirumah-rumah mereka. “Jumlah masyarakat NTB yang tidak mampu dalam memasang instalasi listrik itu masih banyak. Dan itu yang kita bantu saat ini,” cetus M. Husni kepada Media Garda Asakota, Rabu (05/04), diruang kerjanya Dinas ESDM NTB, Jalan Majapahit Kota Mataram.
Pihaknya mengungkapkan program pemasangan listrik murah bagi masyarakat yang tidak mampu ini akan terus dilakukan oleh pemerintah sampai tuntasnya jumlah masyarakat yang tidak mampu dalam memasang instalasi listrik. “Jadi tetap akan kita lakukan seberapapun pemerintah itu memiliki anggaran untuk itu. Kalau tahun ini jumlahnya itu adalah sekitar 1.710 unit rumah tangga sasaran. Semoga saja kedepannya itu, jumlah masyarakat yang tidak mampu dalam memasang instalasi listrik ini akan semakin banyak yang bisa kita bantu,” ujarnya.
Sementara bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang berada diwilayah yang tidak memiliki sama sekali jaringan listrik, pihak ESDM NTB memprogramkan bantuan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). “Jadi PLTS ini tidak bersifat komunal. Akan tetapi tersebar untuk masing-masing rumah tangga sasaran. Jumlahnya ada sekitar 300-an rumah tangga sasaran. Nanti Panel Suryanya akan dipasang masing-masing diatas atap rumah dengan baterai penyimpanan energy dibawahnya. Lumayanlah bisa dipakai oleh warga untuk sekedar membaca dan menyalakan TV minimal yang 14 inch,” tandasnya.  (GA. IAG*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.