Header Ads

Gantikan Samsul, Sakura Resmi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bima


Kapolres Kabupaten Bima saat mengamankan jalannya aksi protes Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Bima dari Partai Demokrat, Selasa siang (25/4)
Kabupatenten Bima, Garda Asakota.-
Sakura H. Abidin, Selasa pagi (25/4) resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Bima menggantikan anggota dewan sebelumnya dari Partai Demokrat, Samsul M. Nor, dari Dapil 1 (Bolo, Madapangga, Donggo, dan Soromandi).

         Meski prosesi pelantikan ini berjalan cukup sukses dan lancar, namun beberapa saat pasca acara Pergantian Antar Waktu (PAW) sekelompok massa pendukung Samsul tiba-tiba datang menyeruduk masuk ke halaman kantor DPRD Kabupaten Bima. Bahkan siang itu, mereka nyaris masuk ke ruang sidang utama dewan, dimana Sakura yang baru saja dilantik sedang menerima ucapan selamat dari rekan-rekan anggota DPRD maupun tamu undangan lainnya.

          Untungnya saja, sejumlah aparat Pol PP yang sebelumnya sempat kecolongan  menghalau kedatangan massa,  berusaha menghalangi massa menerobos masuk ke ruangan sidang paripurna. Kericuhanpun sempat terjadi hingga menyebabkan kaca depan pintu utama ruang sidang dewan pecah. "Kami menuntut Ketua DPRD Kabupaten Bima segera membatalkan PAW ini,.karena cacat hukum," teriak massa.
Massa menilai, Samsul merupakan anggota dewan representatif dari rakyat Dapil-1.

         Pantauan langsung wartawan, sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Sakura sebagai Ketua DPD Demokrat Kabupaten Bima dan sikap protes terhadap PAW, massa sempat membakar atribut Partai Demokrat. Kapolres Kabupaten Bima, AKBP. M. Eka Fathurahman, SH, S.IK, yang datang di tengah massa aksi, secara tegas meminta massa agar tidak anarkis dan menyalurkan aspirasi tersebut secara baik dan benar. "Kita orang cinta damai, jangan gunakan kekerasan dalam beraksi. Aparat tidak akan mundur bila massa anarkis," tegasnya.

          Sementara itu, Ketua Partai Demokrat Kabupaten Bima, Sakura H. Abidin, yang dikonfirmasi Garda Asakota, Selasa malam, menanggapi dingin aksi massa yang dilakukan oleh pendukung Samsul. "Saya tidak akan menanggapi aksi itu, masalahnya apa?, kesalahan saya apa? kesalahan partai apa?. Itu kesalahan Samsul malah," ucapnya kepada wartawan. Sakura justru menegaskan bahwa proses PAW dirinya terhadap Samsul sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. "Sudah sesuai aturan dan mekanisme, baik secara partai maupun hukum. Inkrah sudah," tegasnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.