Header Ads

Siswi SMK Praktikum di RSUD Diduga Alami Percobaan Pencabulan

Foto: AKP Abdul Khair
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Malang nasib RS (15 th) (Nama Disamarkan, red.),  siswi SMK Muhammadiyah Bolo yang tengah mengikuti praktikum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, harus menanggung perasaan malu dan marah akibat dugaan perbuatan cabul atau tidak senonoh AH (45 th) warga Desa Tonda Kecamatan Madapangga yang bekerja sebagai Cleaning Service di RSUD Sondosia pada Rabu (22/03) sekitar pukul 06.30 Wita, saat keadaan masih sangat sepi. Kepada Media Garda Asakota, Kapolsek Bolo, AKP. Abdul Khair, menuturkan pada Rabu (22/03) sekitar pukul 08.30 wita, orang tua RS yang bernama Ilyas Yusuf (50 th), alamat Desa Kara Kecamatan Bolo datang ke Polsek Bolo guna melaporkan dugaan perbuatan pencabulan AH atas anaknya yang bernama RS.
Dugaan perbuatan cabul AH atas RS itu berawal ketika pada sekitar pukul 06.30 wita, korban RS ini diantar oleh orang tuanya untuk berangkat praktikum di RSUD Sondosia. Sesampai di RSUD, korban RS langsung menuju ke ruangan piket Kelas III, saat itu korban hanya sendiri diruangan piket itu seraya menulis buku control pasien.  Setelah itu,  diduga datang oknum pelaku, AH, untuk mengepel ruangan dan karena disekitaran itu dalam keadaan sepi sehingga pelaku mendekati korban dan langsung meraba tubuh korban.
Mendapat perlakukan seperti itu dari AH, korban langsung keluar ruangan dan pulang ke rumah untuk memberitahukan kepada orang tuanya tentang kejadian yang dialaminya.
“Mendapat laporan itu, anggota kami langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Kepala RSUD. Setelah itu, anggota kami mencari oknum pelaku yang sudah berada di rumahnya di Desa Tonda,” kata Khair.
Hingga berita ini dirilis oknum AH yang berusaha dikonfirmasi belum berhasil dihubungi.

Kasek SMK Minta Oknum Cleaning Service Dipecat

Kepala Sekolah (Kasek) SMK Muhammadiyah Bolo, Muhammad Fuad, SP., sangat geram ketika mendapatkan laporan siswinya yang tengah praktikum di RSUD Sondosia mendapatkan dugaan perlakuan yang tidak senonoh dari oknum Cleaning Service RSUD itu.
Pihaknya meminta kepada Direktur RSUD Sondosia dan pihak Kepolisian agar segera memecat pelaku dan memproses hukum oknum pelaku atas dugaan perbuatan cabulnya. “Kami minta oknum pelaku dipecat dari pekerjaannya itu dan segera lakukan proses hukum,” katanya dengan nada geram.
Fuad mengatakan, penempatan siswa siswinya untuk mengadakan praktikum di RSUD Sondosia merupakan kerja sama yang pertama bagi sekolah itu dan hal ini akan dijadikan sebagai sebuah catatan tersendiri bagi sekolahnya. “Praktikum ini sendiri rencananya akan dilaksanakan selama satu (1) bulan dan ini baru berjalan dua (2) minggu setelah ada kejadian seperti ini. Kalau pada tahun-tahun sebelumnya kerjasama praktikum kita itu adalah dengan RS Muhammadiyah,” kata Fuad.
Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Sondosia, dr. H. Adiwinarko, membenarkan adanya kejadian yang memalukan institusinya itu. Pihaknya mengaku sesegera mungkin akan melaporkan adanya kejadian ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bima guna dilakukan tindakan pemecatan terhadap oknum tersebut. “Tidak ada kata maaf bagi oknum Cleaning Service itu,” tegasnya. (GA. Marlin*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.