Header Ads

Petani Desa Tonda Minta Pemerintah Perbaiki Pintu Air Dam Jebol

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Akibat dari derasnya terjangan arus banjir pada sekitar Minggu (20/02) lalu mengakibatkan pintu air Dam Diwu Monggo Desa Tonda Kecamatan Madapangga mengalami kerusakan parah. Jebolnya pintu air Dam ini berakibat pada munculnya keresahan para petani yang memiliki lahan disekitar kawasan itu. Sekretaris Desa Tonda, Subhan, S.Pdi, berharap kepada Pemerintah agar dapat memperbaiki jebolnya Dam Diwu Monggo ini karena jika tidak segera diperbaiki maka bisa berakibat fatal bagi nasib warga Desa Tonda yang memiliki lahan di So Tanda Sigi serta So Soja.
“Selain berdampak pada meluapnya air ketika musim hujan. Hal ini juga berdampak pada aktivitas pertanian warga. Para petani di kawasan itu yang biasanya menanam tiga kali dalam setahun, sekarang hanya bisa menanam satu kali saja. Oleh karenanya kami sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bima dapat segera memperbaiki kerusakan pintu air Dam ini,” kata Subhan mewakili Kades Desa Tonda, Abdullah, Jum’at (25/03).
Tidak hanya Dam Diwu Monggo yang mengalami kerusakan akibat hantaman banjir. Dam Raba Mila Desa Tonda juga mengalami kerusakan pada sayap sebelah utaranya. Akibat jebolnya Dam ini mengancam keberlangsungan nasib Kelompok Tani Uba Saida, La NTana serta Tolo Sori yang selama ini mendapatkan aliran air dari Dam Raba Mila. “Data-datanya telah kami kumpulkan untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Terkait agar mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Masyarakat Desa Tonda menurutnya delapan puluh persennya bekerja sebagai petani. Akibat dari kerusakan Dam ini menurutnya akan sangat menurunkan kemampuan ekonomi masyarakat. “Oleh karenanya kami sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bima dapat memprioritaskan perbaikan kerusakan Dam ini,” tandasnya. (GA. Marlin*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.