Header Ads

Pasca Banjir, Pelayanan Puskesmas Minim Alkes

Kota Bima, Garda Asakota.-
Pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek pelayanan utama yang dibutuhkan masyarakat secara umum. Namun sayangnya, dengan kondisi saat ini pasca dihantam banjir bandang di penghujung tahun 2016 lalu, pelayanan kesehatan saat ini terutama di lini Puskesmas belum secara maksimal dilakukan.
Pasalnya, semua fasilitas medis yang ada di lima Puskesmas di Kota Bima mengalami kerusakan cukup parah.  "Tak hanya fasilitas yang rusak, akan tetapi semua perlengkapan yang harganya mencapai milyaran rupiah tak dapat diperbaiki lagi," ungkap Kepala Puskesmas Paruga, dr. H. Natsir, kepada Garda Asakota, Rabu (8/3).
Parahnya lagi, hingga hari ini belum ada bantuan alat kesehatan (Alkes) yang datang sebagai pengganti Alkes yang rusak berat tersebut. Sehingga imbasnya, Puskesmas di Kota Bima tak dapat memberikan pelayanan lebih. Dan saat ini para petugas hanya dapat memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Seperti Puskesmas Paruga yang notabene  per harinya telah melayani lebih kurang 100 pasien. "Kami tak dapat memberikan pelayanan lebih, hanya pengobatan dan penangan tanggap darurat sana. Sedangkan untuk gigi, rongsen, dan uji laboratorium tak dapat kami lakukan. Bahkan untuk penanganan pasien yang kondisinya parah kami langsung rujuk ke RSUD. Sementara yang berakaitan dengan pengecekan laboratorium, kami mengarahkan laboratorium daerah. Sebab di sana, Alkesnya lengkap dan tidak terkena banjir," akunya.
“Yah mau gimana lagi, karena kondisinya sudah rusak dan semuanya tak dapat dipergunakan seerti biasanya," akunya.
Kepada pasien yang datang, pihaknya lebih awal menjelaskan kondisi Puskesmas yang belum bisa memberikan palayanan maksimal. Diakuinya, setelah diberikan penjelasan pasienpun sangat memahami dan mengerti akan kondisi keberadaan Puskesmas itu.
"Namun hingga hari ini pasien tidak pernah kurang dan terus berdatangan untuk berobat. Dan kami sebagai petugas, meski Alkes saat ini tidak mendukung, selalu siap bekerja dan melayani masyarakat dengan baik," tandas Dokter Natsir. (GA. 355*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.