Header Ads

Musrenbang tingkat Asakota Fokus Pada Aspek Sosial dan Budaya

Foto: SEKCAM ASAKOTA
Kota Bima, Garda Asakota.-
Maraknya masalah sosial yang terjadi akhir-akhir ini sungguh menjadi sebuah cermin kehidupan kita bersama bahwa nilai-nilai kebersamaan dalam sebuah bingkai kebaikan antara satu dengan yang lainnya sudah tergerus oleh arus zaman yang tak lagi mengenal sosial dan budayanya sendiri. Demikian gambaran Sekertaris Camat Asakota Kota Bima,Sirajuddin, S.Sos, usai kegiatan Musrenbang di aula Camat Asakota, Selasa (7/3). Untuk itulah lanjutnya, kenapa pada kegiatan Musyawarah Rencana  Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Asakota kali ini pihaknya fokus pada persoalan sosial dan budaya.
"Karena topik pembahasan kita selama ini yang menjadi skala prioritas yang luar biasa banyak adalah masalah fisik saja, sementara bidang sosial budaya kurang dari perhatian. "Padahal penentu kedua bidang ini yaitu ekonomi dan fisik, adalah aspek sosial budaya," terangnya.
Menurutnya, ketika mental manusia sudah bagus maka InsyaAllah akan terbenahi sisi ekonominya juga sisi pembangunan fisiknya. "Coba lihat kondisi sekarang akhlak manusia, utamanya generasi muda sudah banyak yang tidak manusiawi lagi. Bayangkan saja lampu lampu di sepanjang jalan yang dibangun oleh pemerintah dijadikan obyek ketangkasan lemparan mereka.Kenapa ini terjadi?,..yah, karena mentalnya tidak terbenahi, tidak tertata dengan bagus," ungkapnya menggambarkan.
Karenanya, kata dia, keinginan pihaknya di bidang sosial budaya nanti dipertajam lagi termasuk nuansa-nuansa syiar Agama yang mulai hilang di tengah masyarakat mulai dari peringatan Nuzulul Quran maupun Maulid Nabi.
"Karenanya besar keinginan kami agar hal ini disentralkan di dua tingkat ini sehingga nantinya kalaupun tidak dalam skala besar. Minimal hari hari besar Islam itu mulai di hidupkan kembali," pungkasnya. (GA. Tony*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.