Header Ads

Kreativitas Usaha Warung Kopi, Minimalisir Kenakalan Pemuda

Garda Asakota, Kabupaten Bima.- Patut dicontoh jiwa usaha yang dilakoni oleh pemuda yang satu ini. Usaha perkiosan yang ada di depan kantor Desa Mandala Kecamatan Wera Kabupaten Bima tersebut memiliki fungsi ganda, selain sebagai warkop, juga menjadi tempat penyuluhan informal anti narkoba dan dampak hukumnya, tempat tersebut juga diyakininya sebagai upaya untuk me-minimalisir adanya pertikaian di kalangan generasi. Karena setiap anak muda yang datang ngopi di tempatnya dia memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, dampak sosial dan resiko hukum yang akan diterima apabila barang haram tersebut dikonsumsi. Demikian dituturkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) Kecamatan Wera Jokomalis, S.Sos, kepada media Rabu (1/3).
Joko mengaku, upaya ini sudah setahun dilakoninya dengan Dodo pemilik kios. "Meski tidak setiap hari, aktivitas ini tetap kami lakukan," tuturnya. Tak hanya itu, kedua pemuda tersebut memberi motifasi pada generasi muda yang datang mejeng ke tempat tersebut perlunya kreatifitas dan aktivitas positif di kalangan generasi muda terutama bagi generasi tamatan SMA yang belum mampu melanjut ke bangku kuliah. Seperti dituturkan oleh Dodo Susanto, SH, pemilik kios tersebut mengakui adanya maksud tersembunyi dibalik usaha kios yang di gelutinya itu. "Salah satu tujuannya adalah untuk mengumpulkan generasi muda apalagi dengan maksud tertentu, itu sangat sulit, makanya pada saat mereka asyik menikmati kopi. Kami melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman tentang masalah hukum dan bahaya narkoba, " jelasnya. Apa saja Dampak positif adanya usaha tersebut. Camat Wera H. Ridwan, S.Sos, mengaku sangat mendukung adanya usaha yang dilakukan oleh Sekertaris BPD Desa Nunggi tersebut. "Pemuda Kreatif harus dicontohi oleh pemuda lain, biar jadi generasi muda yang mandiri," tuturnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.