Header Ads

Wakil Sekretaris BKPRMI: Minat Remaja dan Pemuda ke Masjid Saat Sekarang Kurang

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Melengkapi pemenuhan pendidikan formal dalam pembentukan generasi yang berkualitas. Maka pendidikan Non-Formal seperti yang digalakan oleh Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dalam kegiatan-kegiatan keorganisasiannya merupakan pilihan yang tepat yang harus direkomendasikan oleh para orang tua kepada anak-anaknya.
Apalagi saat sekarang ini, menurut Wakil Sekretaris BKPRMI Kabupaten Bima, Amiruddin, M.Pd., minat para pemuda dan remaja Muslim untuk menghidupkan kembali kegiatan di Masjid itu saat sekarang ini sangat kurang. “Hal ini disamping karena sudah tidak adanya lagi tokoh di Desa yang bisa menjadikan teladan dan motivasi bagi para remaja dan pemuda untuk mengajak mereka memakmurkan Masjid. Juga disebabkan karena banyak remaja dan pemuda kita yang pergaulannya sudah terkontaminasi oleh barang-barang yang haram. Ditambah lagi aspek ketiadaan lapangan pekerjaan membuat mereka menjadi frustasi,” jelas Amirudin kepada wartawan media ini, Kamis (02/02).
Menurut Amir, selama ini pihaknya melakukan safari keliling dari Masjid ke Masjid di Kabupaten Bima, hanya diketemukan satu atau dua orang remaja saja di dalam Masjid. “Kebanyakan isinya para orang tua. Tapi kami terus mengajak para jamaah untuk terus mengajak para remaja dan pemuda memakmurkan Masjid. Dan kami dorong untuk membentuk ulang kepengurusan Remaja Masjid yang baru yang memiliki semangat untuk berdakwah. Dan Alhamdulillah, langkah-langkah itu ada yang berhasil seperti di Masjid Nata, cukup memperlihatkan suatu perkembangan yang bagus dan bahkan remaja masjid disana sudah mendirikan perpustakaan masjid,” paparnya.
Pihaknya sangat berharap agar peran para orang tua dalam mendorong anak-anaknya untuk mencintai dan memakmurkan Masjid. “Dan hal ini terus kami tekankan dalam setiap kali mengunjungi atau bersilaturrahmi ke setiap Majelis Ta’alim agar para Ibu-ibu dapat lebih mendorong lagi anak-anaknya untuk giat di Masjid,” ujar Amir.
Pada tanggal 31 Januari lalu, pihak BKPRMI Kabupaten Bima, menurutnya, melakukan kunjungan dan sekaligus memberikan pembinaan terhadap dua (2) TPQ Kecamatan Monta yakni TPQ Al-Hidayah Dusun Empat Kampung Rade dan Kelompok TPQ yang ada di Mushollahnya. Pihaknya sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Desa Se-Kabupaten Bima mendukung kegiatan dakwah BKPRMI baik secara moral maupun secara materil. “Anggaran kami ini sangat terbatas. Padahal kami juga punya keinginan untuk membentuk Ekonomi Kreatif Remaja Masjid, namun belum mampu kami lakukan karena keterbatasan anggarannya,” tandasnya. (GA. IAG*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.