Header Ads

Puket III STKIP Bima: KKN, Saatnya Mahasiswa Bekerja dengan Program

Foto: Puket III STKIP BIMA, M. Tahir Irhas, S.Ag, M.Pd
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Selasa pagi (7/2) ratusan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-XXVIII STKIP BIMA dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer, di kantor Bupati Bima Jalan Diponegoro LLK Jatiwangi Kota Bima. Wakil Ketua III STKIP Bima, M. Tahir Irhas, S.Ag, M.Pd, kepada Garda Asakota usai pelepasan Mahasiswa KKN STKIP Bima di kantor Bupati Bima, Selasa (7/2), menegaskan bahwa program KKN ini merupakan salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dan KKN ini, kata dia, wajib diikuti seluruh mahasiswa karena KKN merupakan kuliah yang dipadukan dengan kerja secara nyata. Bekerja untuk apa? bekerja dengan program untuk melakukan program-program alternatif dalam upaya memberdayakan masyarakat," ungkap alumnus S1 IAIN ALAUDDIN Makassar ini.
Oleh karena itu, Magister Pendidikan ini, berharap kegiatan KKN yang akan berlangsung selama dua bulan kedepan dapat dimanfaatkan untuk membantu program-program Desa. "Paling tidak kehadiran mahasiswa STKIP Bima di berbagai lokasi KKN, dapat memberikan perubahan positif bagi masyarakat setempat, sesuai fungsinya sebagai agen of change," tandasnya.
Berdasarkan informasi wartawan, dari sekian lokasi KKN di Kabupaten Bima, Desa Pay di Kecamatan Wera menjadi salah satu lokasi tujuan KKN tahun ini. Tentu saja, kehadiran para Mahasiswa KKN ini disambut baik oleh  Kades Pay. Di desa ujung Timur Wera ini, tercatat, sebanyak 15 orang mahasiswa STKIP Bima dari berbagai jurusan siap membantu program Desa, terutama yang terkait dengan masalah pendidikan.
Saat menyampaikan sambutan penerimaan mahasiswa, Kades Pay, Hidayat, berharap pada seluruh mahasiswa KKN agar bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakatnya. "Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Pay kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa, semoga bisa memberi teladan yang baik bagi kami yang ada di Desa pay," ucapnya.
Diakuinya, mahasiswa KKN di desanya rata-rata berasal dari Kecamatan Wera. Hal ini, sesuai dengan program kampus, Back to Basic 'kembalikan mahasiswa ke Daerah asalnya masing-masing, agar dapat menerapkan ilmu yang didapat di kampus pada masyarakat.  (GA. Nuski/212*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.