Header Ads

Karyawan dan Serikat PT. Astra Motor Indonesia Salurkan 763 Paket Tas dan Alat Tulis ke SDN-55 dan SDN-11 Kobi

Kota  Bima, Garda Asakota.-
Karyawan beserta Serikat Pekerja PT. Astra Motor Indonesia hari Sabtu kemarin, (19/2) menyerahkan 763 paket bantuan berupa tas dan alat tulis sekolah untuk dua sekolah yang menjadi korban bencana banjir bandang Kota Bima Desember 2016 lalu. Kedua sekolah tersebut adalah SDN-55 dan SDN-11. "Kenapa kita memantapkan hati kami untuk menyerahkan bantuan ini kepada sekolah di Kota Bima?, padahal banyak daerah yang kami lewati juga tak luput dari bencana banjir. Ini semua mungkin karena do'a-do'a tulus anak anak ini. Makanya, kami hadir untuk berbagi bersama walau bantuan yang kami serahkan ini tidak seberapa nilainya," ungkap Ketua Serikat Pekerja PT. Toyota Astra Motor Indonesia, Dadang Sudarno, saat itu.
Pantauan langsung Garda Asakota, hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut, Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima, Hj.Yani Marlina HM. Qurais. Untuk menghibur anak-anak sekolah, pihak Astra Motor menghadirkan duet musisi top Tanah Air, NUGIE dan BASTIAN STEEL. Pada kesempatan itu, Wakil Walikota  Bima menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Serikat Pekerja PT. Toyota Astra Motor yang mau berbagi bersama pihaknya warga Kota Bima. Aji Man, sapaan akrab Wakil Walikota Bima sempat mengenang kembali bencana terbesar yang baru pertama kali terjadi di Kota Bima dalam rentang waktu 300 tahun usia Bima saat ini. Dirinya begitu sedih, bila terkenang akan besarnya musibah banjir yang terjadi pada tanggal 21 dan 23 Desember 2016 lalu.
"Kota kami hancur, namun di balik peristiwa itu kami pun bersyukur karena tidak menelan korban jiwa manusia. Dan itulah kenapa saat saya memasuki gerbang sekolah ini air mata saya tak kuat lagi untuk terus tertahan di kelopak mata. Melihat wajah-wajah ceria anak-anak dalam mengisi hari-hari mereka di sekolah," akunya.
Meski demikian, dia tetap berharap ketegaran dari seluruh komponen masyarakat termasuk kalangan pelajar. Dirinya meyakini bahwa, dengan ujian saat itu, Tuhan tengah menguji ketangguhan Kota Bima sebagai Kota Tangguh Bencana. "Dan itu telah terbukti dengan semangat anak anak kita ini saat ini," ucapnya.
Sementara itu,  Kepala SDN-55 Kota Bima, Nurfatuh, S.Pd,  menyampaikan bahwa sekolahnya merupakan salah satu sekolah yang terparah dampak kerusakannya akibat banjir sehingga banyak inventaris sekolah yang hancur tak bisa terselamatkan. Diakuinya, berkat partisispasi berbagai pihak yang telah membantu walaupun masih dengan alat dan sarana sealakadarnya aktivitas belajar mengajar di sekolahnya sudah berjalan normal. (GA. Tony*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.