Header Ads

PKM Bolo Pertajam Program Pengentasan Dampak Gizi Kurang

Foto: Kepala PKM Bolo
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Angka penderita Gizi Kurang masih cukup besar di wilayah Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Hal ini diakui,Kepala PKM Bolo Kabupaten Bima, Bisrun, S.Km, kepada Garda Asakota, Sabtu (25/2). Di Kecamatan Bolo, kata dia, salah satu Desa yang dianggap rawan akan Gizi Buruk adalah Desa Tambe, mengingat keadaan warga setempat yang penduduknya padat, ditambah lagi keadaan ekonomi masyarakat yang relatif masih dibawah garis kemiskinan.
"Kami sangat menyayangkan akan kondisi ini, mengingat perkembangan ekonomi masyarakat setempat masih kurang. Hal ini sangat berpengaruh besar pada keadaan gizi warga setempat," kilahnya.
Untuk mengatasi hal ini pihaknya akan terus menggenjot bagaimana mengatasi hal tersebut sebelum penderita Gizi Kurang mengarah pada Gizi Buruk.
Menurutnya, salah satu upaya pencegahannya adalah harus menggenjot melalui penyuluhan serta sosialisasi yang dibarengi dengan melaksanakan penguatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di 57 Posyandu se-Kecamatan Bolo. "Selain bersumber dari dana Dikes, kegiatan ini juga didukung oleh anggaran Desa bagi Pemerintah Desa," sebutnya.
Sementara itu, Rahmatun Nazillah,SKM, mengakui selain bersumber dari Dikes PMT juga telah dianggarkan melalui dana desa sejak tahun 2016 lalu seperti Leu,Bontokape, Kenanga, Tumpu,dan Sondosia, "Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran dari Dinas sehingga melalui Anggaran Desa Ini dapat memberikan pelayanan kesehatan di Bidang Pemberdayaan," imbuhnya. Diakuinya pula, keterlibatan pihak desa dianggap mampu mengurangi dampak dari Gizi Kurang sehingga ancaman Gizi Buruk akan terhindar. "Walaupun 4 sehat 5 Sempurna tidak mampu kita penuhi semua, minimal 50%-60% mampu terpenuhi sehingga akan terhindar dari Gizi Kurang, lebih-lebih lagi Gizi Buruk," yakinnya.
(GA. Marlin*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.