Header Ads

Kementerian PU Menunggu Analisa AMDAL dan Pembebasan Lahan untuk Jembatan Lewa Mori

Foto: Dahlan M. Noer (DMN)
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Pada dasarnya proposal pembangunan jembatan Lewa Mori yang merupakan jalur potong atau percepatan jarak tempuh dari  Kecamatan Palibelo menuju Kecamatan Bolo sudah sampai di Kementerian PU dan bahkan sudah direspon untuk direalisasikan anggarannya. Hanya saja, sebelum ada realisasi anggaran pembangunannya, Kementerian PU sedang menunggu hasil AMDAL dan Pembebasan Lahan yang dilakukan oleh Pemkab Bima terhadap rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori sepanjang 11 km tersebut.
 "Sebenarnya, gambaran realisasinya sudah ada. Menteri PU tinggal menunggu dua item itu saja, AMDAL dan Pembebasan Lahan, apalagi ini program 17 tahun yang lalu diketahui Kementerian," ungkap Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer (DMN), kepada Garda Asakota di ruang kerjanya, Selasa (7/2).
Guna mempercepat rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori tersebut, putra asli Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima ini mengaku tahun 2017 ini Pemkab Bima segera menindaklanjuti proses AMDAL-nya dengan menbentuk Tim AMDAL dibawah koordinasi BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Bima. Diakuinya, selain persoalan AMDAL dan Pembebasan lahan, pihaknya juga sedang mengkaji ketika jembatan itu nantinya akan ditinggikan supaya ada icon dan kelihatan bagus dari sisi konstruksi. "Itu juga yang kita kaji, apa kira-kira nantinya tidak mengganggu penerbangan karena dekat bandara atau tidak, apalagi di satu sisi ada rencana perluasan landasan pacu bandara. Nah, untuk ini kita akan koordinasikan dulu dengan pihak Perhubungan," ucap DMN. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.