Header Ads

Hadapi UN, Tiga Sekolah di Sub Rayon-3 Siap Gunakan Sistim UNBK

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Ujian Nasional (UN) merupakan program rutinitas tahunan pemerintah yang dilaksanakan pada setiap tahunnya sebagai bentuk kegiatan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa selama 3 (tiga) tahun guna untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Karena UN dianggap salah satu kegiatan yang sangat urgen dalam pelaksanaannya sehingga dipandang perlu untuk melaksanakan rapat persiapan menghadapi kegiatan tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh Rayon-3 wilayah Pendidikan Kabupaten Bima (Belo, Palibelo, Lambitu, dan Langgudu), Rakor persiapan UN dilaksanakan untuk mempersiapkan segala aspek yang harus dipenuhi dan dilaksanakan untuk meningkatkan hasil ujian yang memuaskan sesuai dengan apa yang diharapkan secara bersama.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang rapat SMAN-1 Belo yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah, Mustamin, S.Pd, sekaligus sebagai Ketua Sub Rayon-3,.Kamis (9/2). Rapat ini dihadiri oleh 11 orang kepala sekolah dari Rayon-3 meliputi  SMAN dan juga MA dari Kecamatan Belo, Palibelo, Lambitu dan Langgudu. "Rapat yang kami laksanakan mulai pukul 9.00 s/d 12.00 WIB ini menghasilkan berbagai macam keputusan diantaranya sistim ngawas ujian, jadwal ngawas dan sekolah yang akan menggunakan sistim ujian nasional berbasis komputer," ungkap Mustamin.
Menurutnya, pengawasan ujian dilaksanakan secara silang, jadwal ngawas diatur oleh Ketua Sub Rayon sementara sekolah yang menggunakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) diantaranya SMAN-1 Belo, SMAN-1 Langgudu dan SMAN-2 Langgudu. Ketika disinggung mengapa hanya tiga  sekolah saja yang menggunakan UNBK? Ketua Sub Rayon menjelaskan bahwa UNBK bisa saja dilakukan sesuai dengan kesiapan sekolah yang bersangkutan baik kesiapan anggaran maupun kesiapan fasilitas sekolah.
Pelaksanakan UN tahun ini merujuk dari Permendikbud No 3 tentang penilaian hasil belajar oleh pemerintah dan satuan pendidikan yang dikabarkan oleh aturan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) tentang prosedur operasional standar ujian nasional tahun 2017 yang dikuatkan oleh aturan Disdasmen tentang prosedur operasional standar USBN. Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan dari tanggal 13-16 Maret ujian sekolah berbasis Nasional, tanggal 20-23 Maret akan dilaksanakan ujian sekolah sedangkan ujian nasional akan silaksanakan tanggal 10-13 April tahun 2017.  Ketua Sub Rayon-3 menambahkan bahwa untuk penyusunan soal UN disusun sepenuhnya oleh Pusat sementara soal ujian sekolah disusun oleh sekolah masing-masing sekolah. (GA. 555*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.