Header Ads

Cekcok Akibat Tagih Hutang, Dua Pria Terkapar di Desa Roka

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Cerita kekerasan di Dana Mbari ini seakan tidak pernah usai. Belum selesai diceritakan kasus pembacokan di Kalaki. Hari Sabtu, (11/02), kembali kasus dugaan tindak penganiayaan berat terjadi di tanah Kabupaten Bima. Dugaan tindak penganiayaan berat ini terjadi di Desa Roka Kecamatan Belo, pada Sabtu (11/02) sekitar pukul 14.00 wita, tepatnya di kediaman Nasrullah (51 tahun) RT 06/04.
Korbannya diduga bernama Bunyamin (35 tahun) warga Desa Mangge Kecamatan Lambu Kabupaten Bima dan Iqbal (25 tahun) warga RT 06/04 Desa Roka Kecamatan Belo. Kapolres Kabupaten Bima, AKBP. M. Eka Faturrahman, SH. SIK., menjelaskan korban Bunyamin mengalami luka bacok pada pangkal jari tangan kanan dan luka bacok pada kepala bagian kiri. Korban kedua yang bernama Iqbal, dijelaskannya, mengalami luka sobek pada pergelangan tangan kiri“Kronologis kejadiannya.
Bunyamin bersama tiga (3) orang temannya mendatangi rumah saudara Nasrullah dengan maksud mau mengambil uangnya sejumlah Rp45 juta saat pengurusan TKI ke Taiwan. Akibat miss komunikasi, maka terjadilah saling serang yang mengakibatkan dua (2) orang mengalami luka akibat benda tajam,” jelas pria kelahiran Kecamatan Wawo Kabupaten Bima ini.
Pihak Babinkamtibmas Desa Roka dan Piket Jaga saat itu langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara dan langsung membawa korban ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan.  (GA. IAG*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.