Header Ads

Akibat banjir, 25 Hektar Lahan Sawah Gagal Tanam

Kota Bima, Garda Asakota.-
Lebih kurang 25 hektar lahan produktif warga Kota Bima saat ini mengalami kerusakkan hingga harus parkir selama satu tahun lantaran tidak bisa dimanfaatkan akibat tertutup batu-batu besar serta runtuhan lainnya saat banjir bandang yang melanda akhir tahun lalu. Kawasan itu tersebar di beberapa lahan pertanian di Kota Bima seperti Santi, Jatiwangi, Kodo dan lainnya. "Jadi, bukan hanya pemukiman, infrastruktur juga bangunan lainnya rusak. Akan tetapi lahan persawahan produktif warga Kota Bima menjadi ancaman untuk gagal tanam selama satu tahun," kata Kepala Dinas pertanian dan Peternakan Kota Bima, Ir. Hj. Rini Indriati, kepada Garda Asakota Selasa (14/2).
Rini menjelaskan, bahwa lahan sebanyak 25 hektar tersebut, tentu sangat sulit untuk dibersihkan secara manual. Akan tetapi, kata dia, harus ada bantuan pengangkutan material dengan menggunakan alat berat. "Makanya  diperkirakan lahan rusak itu butuh waktu satu tahun untuk dapat digunakan kembali," akunya.
Pihaknya mengaku sudah meminta dewan untuk memasukan anggaran supaya kawasan yang rusak itu dapat dibersihkan dengan alat berat.
Dia meminta kepada seluruh warga pemilik lahan pertanian yang rusak dapat mengerti dan tetap bersabar. "Tentu pemerintah dengan kejadian itu, pastinya akan berusaha untuk membantu supaya lahan itu dapat ditanam kembali seperti sebelumnya," tuturnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.