Header Ads

Ucapan Tulus Walikota Bima: Terimakasih TNI, Polri, NGO dan Relawan








Walikota Bima M. Qurais H. Abidin saat melepas keberangkatan Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) dan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) TNI yang telah bertugas membantu penanganan bencana banjir Kota Bima beberapa hari lalu. 



Kota Bima, Garda Asakota.-
Penanganan bencana pasca banjir bandang yang menimpa Kota Bima pada tanggal 21-23 Desember 2016 lalu menjadi perhatian khusus dari berbagai komponen di-seluruh Indonesia, baik dari instansi Pemerintah, Swasta (NGO) maupun dari Para Relawan.
Menyusul telah berakhirnya masa tanggap darurat Kamis hari ini (19/1).
Pemerintah Daerah Kota Bima, dalam hal ini, Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh keluarga besar di seluruh yang ikut andil dan berpartisipasi dalam memulihkan kondisi Kota Bima pasca banjir.
Terutama sekali kepada jajaran TNI, Polri, NGO, dan juga Relawan, yang sudah bekerja tanpa mengenal lelah selama penanganan bencana banjir di wilayah Kota Bima. "Terimakasih TNI Polri, NGO dan Relawan, " ucap Walikota Bima tulus kepada Garda Asakota.
Pihaknya merasa bahagia dan bangga, terutama sekali pada pihak TNI, Polr,  NGO dan Relawan, yang sudah membantu selama proses penanganan bencana banjir di Kota Bima. Diakuinya, mereka ini telah bekerja tak mengenal waktu demi keselamatan korban bencana banjir di-Kota Bima.  “Patut kita apresiasi kepada mereka, karena mereka bekerja tanpa mengenal lelah. Bahkan malam pun mereka bekerja untuk membersihkan lumpur dan sampah pada pemukiman warga," sebutnya. Selama proses penanganan banjir, kata dia, bantuan dari berbagai Daerah di seluruh Indonesia terus berdatangan. Dicontohkannya, TNI telah menggelar Rumah Sakit Lapangan juga mendatangkan sejumlah alat berat, untuk membatu menbersihkan lumpur dari bencana banjir yang menimpa warga Kota Bima.
Begitu juga dari Polri, NGO dan para relawan, mereka telah bermain dengan lumpur dalam membersihkan segala fasilitis serta pemukiman warga yang terdampak banjir. “Yang pasti saya tidak akan melupakan sumbangsih yang dilakukan para TNI, Polri, dan NGO. Karena mereka rela meninggalkan keluarganya demi penanganan bencana banjir di Kota Bima,” tutur Walikota Bima.
Meski lumpur serta tumpukkan sampah, tidak 100 porsen belum dibersihkan. Namun tanpa bantuan dari keluarga TNI, Polri, dan NGO. Tentu wilayah Kota Bima masih digenangi lumpur juga penumpukkan sampah di mana-mana.
Tak hanya itu, Walikota juga secara khusus menyampaikan rasa bangganya kepada Para Relawan yang ada di seluruh Nusantara dan juga Tim Tagana  yang secara khusus pula menyiapkan dapur umumnya. “Saya juga bangga dengan para relawan dan juga Tim Tagana, mereka bekerja tanpa mengenal lelah," tandasnya. (GA. 355*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.