Header Ads

Pemkab Bima Dinilai Tak Serius Laksanakan Perda "Religius" No-3 2012

Ilham Yusuf
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-Anggota DPRD Kabupaten Bima,  Ilham Yusuf,  menyorot mandeknya implementasi Perda No 3 tahun 2012 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan. Diakuinya, sebagian besar dari amanat Perda tersebut belum sepenuhnya terlaksana antara lain muatan lokal baca tulis Al Quran yang seharusnya menjadi kurikulum
di sekolah, kegiatan TPQ dipusatkan di Mesjid dan Musholla serta aturan
mematikan TV mulai pukul 18.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita. "Program-program tersebut hingga kini, belum juga terlaksana. Padahal itu merupakan misi religius dalam
membangun generasi bangsa,” ujarnya saat menggelar Reses di aula kantor Camat Bolo, Rabu (25/1).
Anggota DPRD Fraksi PKS yang duduk di Komisi II ini, sangat menyayangkan mandeknya amanah Perda tersebut. Meskinya, kata dia, pemerintah daerah (Pemda) bersungguh-sungguh memperhatikan amanah dari Perda
tersebut. "Mengingat betapa pentingnya Perda ini dalam pembentukan karakter
anak didik yang berakhlakul karimah," ujarnya.
Dia menekankan, pembentukan karakter tersebut harus sejak
dini. Sebab, kalau mulai terbiasa sejak dini pasti kedepan akan lahir generasi bangsa yang lebih baik.
Bukan hanya itu, diakuinya pula bahwa saat ini amanah belajar Quran di Mesjid dan Musholla belum juga
terlaksana. Padahal itu semua bertujuan agar generasi bangsa ini bisa lebih dekat dengan rumah ibadah.  “Itu sangat perlu dilaksanakan. Karena saat ini generasi bangsa sangat jauh dengan Mesjid dan Musholla,” tuturnya. Untuk itu, Ilham berharap pemerintah daerah perlu membangun dan bersosialisasi terus menerus kaitan dengan Perda ini. "Terutama sekali memberikan pemahaman kepada aparatur ke bawahnya. Sehingga memahami betul isi Perda tersebut untuk dijalankan dengan baik. Saya minta amanah Perda ini harus benar-benar dilaksanakan, apalagi ini sejalan dengan Misi Bima Ramah,” pungkasnya.(GA. Marlin*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.