Header Ads

Muspika Woha Gelar Dhuha dan Zikir Bersama Masyarakat

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Upaya mewujudkan Visi Bima RAMAH itu bisa dicapai dengan paling tidak melakukan hal-hal kecil akan tetapi sangat bermakna bagi pembentukan karakter masyarakat. Salah satu gebrakan untuk mewujudkan Visi Bima RAMAH itu adalah seperti yang dilakukan oleh Camat Woha bersama dengan jajaran MUSPIKA Kecamatan Woha yakni melakukan gelar Sholat Dhuha Berjamaah dan Zikir Bersama di Masjid Desa Dadibou, Rabu (25/01).
Kepada wartawan, Camat Woha, Chandra Kusuma AP, mengungkapkan komitmennya untuk menjadikan Kecamatan Woha menjadi pusat ibukota yang Religius. Menurutnya, komitmennya sangat tinggi untuk mewujudkan visi Bima RAMAH di Kecamatan Woha, meskipun hanya dengan implementasi satu hurufnya terlebih dahulu yakni huruf R atau Religius.
Menurut Chandra, apabila huruf R ini bisa diimplementasikan kepada masyarakat, maka secara otomatis kata-kata yang lainnya pun disebalik kata RAMAH itu akan bisa diwujudkan. Kegiatan shalat Dhuha dan Zikir Bersama yang digelar di Desa Dadibou pada Rabu (25/01) itu pernah juga dilakukan sebelumnya di Desa Risa. Turut hadir dalam kegiatan itu menurutnya adalah Kapolsek Woha, Sekretaris MUI Woha, Kades Dadibou, Yaqub Jakariah, SH., dan para Kades se-Kecamatan Woha.
Kegiatan itu, menurutnya, dihelat di Masjid At-Taqwa Desa Dadibou dan dipimpin oleh Ustadz H. Abdul Azis H. Anwar selaku Sekretaris MUI Kecamatan Woha. Selain dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Woha, kegiatan itu juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan juga para pemuka masyarakat di Desa setempat.
“Kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin Muspika Kecamatan Woha. Dan saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu dalam hidup yang rukun dan harmonis baik antar sesame warga Dadibou maupun dengan warga Desa yang lainnya,” himbau Chandra. Pihaknya juga mengajak seluruh jamaah Shalat Dhuha dan Zikir Bersama itu untuk mengembalikan Kecamatan Woha yang bernuansa agamais dan memberantas penyalahgunaan Narkoba dan Tramadol yang akan merusak moral generasi untuk kedepannya sehingga memicu terjadinya konflik.
“Kegiatan ini tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dari semua pihak baik Pemerintah, TNI/POLRI dan juga masyarakat. Semoga saja program ini dapat berjalan dengan baik sehingga mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Alloh SWT,” tandasnya. (GA. 555*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.