Header Ads

Dispora dan KNPI NTB Gelar Silaturahmi

Keterangan Foto: Kadispora NTB, Husnanidiaty Nurdin, MM., dan Sekretaris KNPI NTB, Andi Nasrudin, saat menggelar Silaturahmi.

Mataram, Garda Asakota.-
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB ini merupakan sebuah instansi baru dalam birokrasi Provinsi NTB. Sebelumnya, bidang Pemuda dan Olahraga ini menyatu dengan bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, setelah adanya struktur baru, maka Pemuda dan Olahraga menjadi sebuah dinas tersendiri.
Dispora diawal debutnya oleh Gubernur NTB, DR. TGKH. M. Zainul Majdi, menunjuk Husnanidiaty Nurdin, MM., menjadi Kepala Dinasnya. Pagi tadi, Senin (30/01) bertempat di Aula Kantor Dispora NTB, Jalan Majapahit Mataram, Dispora mengundang DPD KNPI NTB dan sejumlah OKP yang bernaung di KNPI guna melakukan silaturrahmi dan dialog kepemudaan.
“Dengan telah terbentuknya Dispora ini, maka kami sengaja mengundang KNPI NTB dan sejumlah OKP Pemuda NTB untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi terhadap usulan program dari KNPI maupun OKP,” cetus Husnanidiaty Nurdin sebagaimana tertuang dalam suratnya tertanggal 24 Januari lalu.
Moment terbaik itu pun dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Dewan Pengurus Daerah KNPI NTB. Ketua DPD KNPI NTB melalui Sekertaris KNPI NTB, Andi Nasrudin, dengan menawarkan kemitraan kepada pihak Dispora dalam pelaksanaan program kepemudaan. Program kepemudaan itu, menurutnya, yakni pengembangan wira usaha pemuda, penyediaan anggaran untuk masing-masing OKP, pengelolaan Gelanggang Olahraga Pemuda (GOR) oleh KNPI, penyediaan secretariat untuk masing-masing OKP pada lahan GOR. “Dan kami juga berharap agar dalam penyusunan program Dispora agar dilibatkan juga KNPI dan OKP,” ujar Andi  Nasrudin.
Menanggapi berbagai macam permintaan atau tawaran KNPI dan OKP itu, Kadispora NTB, menurut Andi, menyatakan kesepakatannya untuk membangun kemitraan dengan KNPI dan OKP NTB khususnya yang berkaitan dengan program kepemudaan yang telah terencana dan terprogram. “Kami sepakat dengan adanya program kewirausahaan pemuda. Dan kami siap untuk membuka diri terhadap KNPI atau OKP yang memiliki program kepemudaan untuk disampaikan kepada Dispora dan akan dijadikan sebagai Rencana Strategis,” cetus Andi mengutip Kadispora.
Namun yang berkaitan dengan permintaan penganggaran anggaran untuk OKP, pihaknya menyatakan hal itu tidak dapat dianggarkan melalui Dispora. Begitu pun dengan usulan agar Dispora melakukan pengadaan secretariat terhadap OKP di atas lahan GOR, juga tidak disetujui oleh Kadispora.  Menurut Andi, terkait dengan  permintaan OKP itu, pihak Dispora mengaku tidak berani menganggarkannya karena dikhawatirkan adanya fitnah terkait dengan pembangunan secretariat OKP. (GA. IAG*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.