Header Ads

Dihantam Banjir, Bangunan Tiga SD di Pesisir Utara Sape Rusak

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Hujan lebat dan angin kencang yang melanda pesisir utara Kecamatan Sape beberapa hari yang lalu kembali merobohkan pagar bangunan Sekolah Dasar (SD) dan merendam rumah warga di wilayah pesisir utara Kecamatan Sape. Tidak hanya, itu banjir juga mengakibatkan longsor di tebing perbukitan jalan lintas Kecamatan Sape-Wera yang mengakibatkan banyak bebatuan dan tanah yang menutupi badan jalan.
Pantauan wartawan, salah satu SD di Desa Kowo yakni SDN Inpres Kowo roboh terhantam arus deras banjir berketinggian sekitar 20 cm. Selain pagar depan sekolah, halaman serta ruang kegiatan belajar di sekolah itu juga dipenuhi tanah berlumpur.
Tidak hanya SDN Inpres Kowo yang mengalami kerusakan, SDN Lamere dan SDN Naga Nuri juga mengalami kerusakan dan melumpuhkan proses kegiatan belajar mengajarnya.
Kepala SDN Inpres Kowo, Syarifuddin, S.Pd., mengaku sekolahnya mendapatkan kerugian yang sangat besar akibat dari rusaknya sejumlah bangunan pagar dan fasilitas sekolah lainnya. “Kami sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah untuk memperbaiki kembali sekolah kami yang mengalami kerusakan ini,” harap Syarif.
Tokoh masyarakat Kowo, Murtada, S.Pd., mengatakan bahwa banjir itu berasal dari luapan Dam Kabela dan Dan Soriangi. Diperparah lagi dengan kondisi parit di sepanjang desa kowo yang sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan. “Parit-parit ini sudah dangkal dan menyempit. Harusnya parit-parit ini digali lebih dalam lagi dan dibikin lebar lagi agar dapat mengalirkan air ketempatnya. Solusinya, masyarakat harus sadar untuk melakukan gotong royong penggalian dan pembersihan parit ini,” kata tokoh masyarakat ini.
Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bima yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Sape dan Lambu, Zulkarnain, S.Adm., mengaku akan mengatensi khusus perbaikan tiga (3) sekolah dasar yang mengalami kerusakan itu. “Insya Alloh, akan saya perjuangkan untuk diperhatikan oleh pihak Pemerintah. Karena kalau tidak segera diperhatikan takutnya hal ini akan mengganggu proses belajar mengajar di SD tersebut. Menurut saya, SDN Lamere dan SDN Inpres Kowo itu harus dibangun baru lagi mengingat parahnya kerusakan,” tandas Zul. (GA. 333*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.