Header Ads

Derita Nelayan Miskin Sape Minta Rumahnya Dibedah

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Setiap warga Negara berhak mendapatkan penghidupan yang layak. Hanya saja tidak semua orang mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana yang diimpikan. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan lain sebagainya mempengaruhi setiap penghasilan yang diperoleh. Dan malangnya, masih banyak masyarakat kita yang hidupnya dibawah taraf kelayakan akibat penghasilannya yang kecil. Dan mereka sangat membutuhkan uluran tangan Negara atau Pemerintah untuk memperbaiki kualitas hidupnya.


Sebagaimana yang dialami oleh Muhtar Tahami, Warga Dusun Tengah Desa Lamere Kecamatan Sape Kabupaten Bima ini. Penghasilannya sebagai seorang Nelayan, tidak mencukupi bagi dirinya untuk memperbaiki atap alang-alang yang membatasi tidur malamnya dengan kerlap kerlip bintang di langit. Bersama tiga (3) orang anaknya, Muhtar tiap malam harus merasakan dinginnya malam yang masuk melalui celah-celah bambu dinding rumahnya dan kerap menyelimuti tidurnya bersama anak-anaknya.
“Yah mau gimana lagi pak. Kami sebenarnya sedikit cemburu melihat dan mendengar pemerintah melakukan bedah rumah pada rumah yang masih bagus dibandingkan rumah kami ini. Meski kerap di data dan di foto oleh petugas. Tapi tak satupun dari mereka yang datang mendata dan memfoto itu datang kembali untuk membantu memperbaiki rumah kami ini. Mungkin rumah kami ini tidak layak untuk mendapatkan bantuan bedah rumah seperti rumah-rumah lainnya,” ujar Muhtar dengan nada sendu kepada wartawan media ini, Jum’at (20/01).
Cukup menyedihkan memang jika melihat kondisi rumah Muhtar ini. Perahu kecil yang sering dia guakan untuk meraup rejeki hanya terbatas untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Muhtar sangat berharap kehadiran Pemerintah ditengah-tengah dirinya. Paling tidak dia sangat berharap agar rumah yang dihuninya itu menjadi rumah yang layak huni. (GA. 333*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.