Header Ads

Relawan, Ujung Tombak Penanganan Bencana Banjir Bandang Kobi

Foto; Tim Relawan Komunitas Babuju
Kota Bima, Garda Asakota.-
Seminggu sudah terjangan banjir bandang itu berlalu. Bekas-bekasnya masih terlihat sangat jelas melukis kesedihan wajah Kota Bima. Berbagai infrastruktur pemerintahan, rumah-rumah penduduk serta perabotan rumahnya,
sawah-ladang, ternak, hancur terbawa derasnya banjir bandang pada 21 dan 23 Desember 2016 itu.
Ditengah kesedihan yang sangat kuat mendera masyarakat Kota Bima, berbagai uluran tangan dan bantuan pun ikut mengalir deras seperti air bah yang menerjang. Di berbagai penjuru NKRI, seperti di Jakarta, Jawa, Sumatera, Batam, Sulawesi, Kalimantan, NTT, Papua, bahkan sampai yang tinggal di Luar Negeri yang menjadi TKI diluaran sana, semua turut prihatin dengan musibah yang begitu besar yang melanda Kota Bima itu.
Foto; Tim LKSA-LPEPM
Spontanitas, berbagai do’a dan bantuan pun mereka kumpulkan demi membangun spirit atau semangat mereka yang tengah berduka dan membantu saudara-saudara mereka yang tengah bersedih akibat kehilangan harta benda bahkan pakaian di badan.
Di Kabupaten Bima sendiri, paska banjir bandang tanggal 21 Desember, keesokan harinya, masyarakat Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa bahkan dari Lombok pun ramai-ramai mengulurkan tangan membantu Pemerintah Kota dalam membagikan makanan-minuman serta kebutuhan-kebutuhan lain yang dibutuhkan korban banjir bandang. “Masyarakat Kalampa dan Samili secara sukarela menyumbang berapa saja dan apa saja serta membuka dapur umum, memasak, guna membantu saudara-saudara kami yang tertimpa musibah di Kota Bima,” ujar Indra Alam yang beken disapa Sanggili Kae beberapa waktu lalu.
Dengan teman-temannya yang lain yang tergabung dalam INSIDE, Indra menggalang bantuan untuk didistribusikan ke rumah-rumah korban di Kota Bima. Kegiatannya itu bahkan berlangsung sampai dengan seminggu setelah kejadian musibah itu. “Selain kepada TNI dan Polri, terimakasih para relawan tangguh INSIDE, semoga amal dan kepeduliannya selama satu minggu penuh menjadi inspirasi bagi generasi Bima kedepannya,” ujar Husain La Odet warga Lingkungan Salama Kota Bima yang menjadi salah satu korban terdampak banjir bandang.
INSIDE bukan salah satu NGO yang turut berperan aktif dalam penggalangan bantuan dan distribusi bantuan bagi korban banjir bandang di Kota Bima. Selain INSIDE, ada juga Komunitas Babuju yang dipimpin oleh Rangga Babuju, ikut aktif menjadi relawan bagi korban banjir bandang. Meski rumahnya juga ikut terkena banjir. Namun, Rangga Babuju dengan komunitasnya terlibat aktif membantu masyarakat Kota Bima yang sangat membutuhkan bantuannya. Selain Komunitas Babuju, NGO seperti LKSA-LPEPM, KALIKUMA, DASI NTB, LKSA-LPEPM, KNPI NTB, BMMB Jakarta, KARANG TARUNA, HMI, ACT Volunteer, RKB Lombok, DPD LPM Bima, PMII-GP ANSHOR, STKIP TAMSIS, STKIP, NW Pancor, Muhamadiyah, Mapala Londa STKIP BIMA, Tim TDA Peduli Klinik Salmah Husada Kota Bima, dan masih banyak lagi lainnya yang turut aktif memberikan bantuan kepada korban banjir.
Tidak hanya dari NGO, peran Partai Politik pun tidak ketinggalan dalam membantu meringankan beban derita korban banjir bandang Kota Bima. Rata-rata Partai Politik ikut berperan aktif dalam membantu derita korban banjir seperti PBB, Nasdem, Demokrat, PPP, PAN, Golkar, PDI-P, Hanura, Partai Berkarya, Perindo, dan lain sebagainya.
Tidak kalah dengan NGO dan Parpol, bantuan-bantuan yang bersifat sukarela juga datang dari individu-individu masyarakat yang menggalang dana dan mendistribusikan makanan-minuman serta kebutuhan-kebutuhan lain yang dibutuhkan oleh korban banjir. Tercatat ada nama, Sri Nunung Adriani, Suci Wulandari, dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak bisa disebut satu persatu namanya.
Para pengusaha juga tidak mau kalah membantu para korban bencana, Bengkel Ulet Jaya contohnya, langsung membuka posko bantuan bencana yang bertugas membantu menyalurkan bantuan makanan, minuman serta kebutuhan-kebutuhan korban bencana. Begitu pun Lesehan Bakso di Samili Woha, tidak mau ketinggalan dalam membantu masyarakat Kota Bima. Mutmainnah yang dipimpin oleh KH. Abdurrahim Haris, juga ikut aktif dalam membantu masyarakat Kota Bima.
Melihat tingginya kepedulian dari semua pihak dalam membantu korban terampak banjir bandang. Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan, SH,  merasa sangat terharu dan menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah ikut membantu warga Kota Bima mulai dari banjir bandang pertama tanggal 21 Desember sampai dengan hari ini. “Semoga seluruh amal perbuatan para relawan semuanya mendapatkan balasan yang setimpal dari Alloh SWT, Aamiin YRA,” tandas pria yang juga Ketua DPRD Kota Bima ini. (GA. Imam Ahmad*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.