Header Ads

Walikota Buka Pencanangan Program Cuci Tangan Pakai Sabun

Kota Bima, Garda Asakota.-
Tak hanya pembangunan fisik yang menjadi prioritas, namun pembangunan mutu juga menjadi atensi khusus Walikota Bima seperti mutu  pendidikan dan kesehatan. Di wilayah Kota Bima lebih kurang 75 persen warganya tidak menggunakan cuci tangan menggunakan sabun, terutama sekali di kalangan pelajar.
Saat membuka program CPTS yang dihelat di Stadion Mangge Maci Kota Bima, Rabu (15/4), Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, menjelaskan bahwa program CTPS yang dicanangkan oleh pihak TP-PKK Kota Bima sangatlah diperlukan. “Terutama sekali bagi TK dan SDN, karena mereka sama sekali belum mengenal bagaimana hidup bersih,” ungkapnya.
Dirinya meminta kepada pihak TP-PKK hingga PKK tingkat kelurahan terus melaksanakan program CTPS di setiap sekolah. “Saya apresiasi kepada TP-PKK yang sudah mencanangkan program cuci tangan ini,” ucapnya.
Tak hanya itu, Walikota juga memberikan apresiasi kepada pihak E-Konsultan, Dinas Pendidikan dan pihak Dikes yang sudah memplopori kegiatan CTPS. Dengan kegiatan ini pihaknya meminta kepada tiga sector ini, agar terus memprogramkannya. “Karena kegiatan ini sangatlah penting untuk masyarakat Kota Bima.
Terutama sekali di lingkungan sekolah, masih banyak  anak-anak kita dan masyarakat yang belum cuci tangan menggunakan sabun, dan baru mencuci tangan pake sabun baru 3 persen saja. Dan ini sangat merisaukan bagi kesehatan anak-anak bangsa ini,” cetusnya.
Ditempat yang sama Ketua TP-PKK Kota Bima, Hj. Yani Marlina, mengatakan bahwa kegiatan program pencanangan kegiatan CTPS, merupakan cara atau pola hidup yang sehat bagi masyarakat Kota Bima terutama sekali bagi TK dan siswa SDN. “Kegiatan ini sangatlah penting bagi kesehatan, untuk itu saya meminta PKK yang ada di Kelurahan juga ikut mendukung,” harapnya.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada Dikes yang sudah memberikan dukungan yang luar biasa, termasuk kepada pihak Dikpora yang sudah bersedia untuk berkiblat dalam memajukan dunia Pendidikan melalui pencanangan cuci tangan pakai sabun.
“Saya pastikan bahwa kegiatan ini akan terus dicanangkan di tengah-tengah masyarakat. Terutama bagi anak-anak TK dan Siswa SDN di Kota Bima,” pujinya.
Sebelumnya Ketua Panitia Nurfaujiati menyampaikan, kegiatan CTPS pada dunia pendidikan, harus dilakukan di wilayah Kota Bima. Dan kegiatan pencanangan CTPS ini merupakan salah satu kegiatan yang telah diprogramkan Pemkot Bima.
Tujuannya untuk memotivasi masyarakat agar nantinya masyarakat menjadi masyarakat yang sehat. Peserta yang ikut pencanangan CTPS tersebut, lanjut Nurfaujiati, TK sebanyak 400 orang dan SDN sebanyak 200 orang. Dari jumlah yang ikut itu , nantinya akan menjadi contoh bagi anak-anak yang lain. Pencanangan ini akan dilakukan setiap hari di setiap sekolah, dan juga akan dilakukan pula pada masyarakat di Kota Bima. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.