Header Ads

Hadir di Tambe, Bupati Bima Disambut Pekikan ‘Lanjutkan’

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Bupati Bima, Drs. H. Syafruddin HM Nur, M.Pd, MM, didampingi Ketua TP. PKK, Hj. Rustina, beserta para Pimpinan SKPD melakukan kegiatan silaturrahim dengan para warga Desa Tambe Kecamatan Bolo, Selasa malam (14/4).
Acara yang diprakarsai oleh dua tokoh yang sangat berpengaruh di desa setempat sekaligus selaku inisiator acara tersebut, M. Ali H. Anwar dan Farid H Azis, dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengajukan daftar usulan kebutuhan yang menjadi skala kebutuhan masyarakat antaran lain kebutuhan untuk perbaikan/rehab dua Masjid Al-Kausar dan Masjid At-Taqwa, serta untuk kelanjutan pembangunan dua mushola yang ada di wilayah setempat.
Tidak hanya itu, usulan masyarakat juga meminta pagar keliling kuburan, pagar SMP-4 Bolo sepanjang 370 meter, usaha bakulan, jembatan usaha tani, pengerasan gang, dan bronjongnisasi So’ Waja Rima sepanjang 100 meter. Warga juga meminta pengadaan listrik SDN Dusun Lara serta bantuan skop pasir bagi kebutuhan kuli pasir sebanyak 50 buah.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia, H. Usman, mewakili masyarakat mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Bupati berserta rombongan.
“Selamat datang bapak Bupati, untuk diketahui bahwa masyarakat yang hadir saat ini baru 40 persen, sedangkan 60 persennya masih berada di luar wilayah Bima,” ujarnya. Diakuinya, Bupati Bima saat ini adalah warga asli Kecamatan Bolo, tepatnya di Desa Kenanga.
“Ini artinya putra asli Bolo, orang kita sendiri. Makanya, saya mengajak kita semua, mari kita dukung dan kita lanjutkan agar pembangunan yang ada bisa berjalan dengan baik,” ajaknya diikuti sorakan serta aplaus dari para undangan yang hadir.
Sementara Kades Tambe, Nurdin Azrul, memandang bahwa kedatangan Bupati malam itu bukan datang selaku Calon Bupati, namun kehadirannya dalam rangka bersilaturrahim dengan warganya.
Kepada warganya dia mengakui bahwa tidak ada masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bima ini yang tidak menginginkan putra terbaiknya menjadi Bupati, apalagi banyak calon saat ini bermunculan di masing-masing wilayah.
“Tentu menginginkan hal yang sama seperti kita. Jadi, mumpung ada Bupati asli Sila kenapa tidak kita lanjutkan. Apalagi sekarang sudah menjadi Bupati, tinggal kita memperkuat lagi agar dalam waktunya nanti bisa melanjutkan kepimpinan di daerah Kabupaten Bima,” katanya.
Bupati Bima, Drs. H. Syafruddin HM. Nur, M.Pd, MM, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada komponen masyarakat yang telah hadir walaupun disadarinya saat ini masyarakat dalam kondisi capek setelah seharian beraktivitas. Ketika hendak melanjutkan sambutannya, tiba-tiba warga dengan penuh antusias meneriakkan kata-kata “lanjutkan “, hingga membuat suasana pertemuan tersebut menggema..
“Saya siap lanjutkan,kalau memang semuanya berkomitmen mendukung dan serius mendukung saya dari hati yang paling dalam,” balas Bupati, kembali disambut yel-yel ‘lanjutkan’ dari warganya.
Terkait dengan beberapa item usulan warga Bupati berjanji akan memenuhi semuanya. Hanya saja diakuinya beberapa item yang diusulkan itu akan dibantu secara bertahap. “Ada juga yang diusulkan tadi sudah pernah mendapkan bantuan dari Pemda, hanya saja sesuai aturan pelaksanaan bantuan yang telah diberikan harus selesaikan dulu laporan pertanggung-jawabannya, baru bisa diberikan lagi oleh pemerintah. Untuk yang lainnya, InshaAllah semua akan saya usahakan penuhi, kalaupun tidak bisa dibantu melalui program, saya akan bantu dengan uang pribadi sambil menunggu anggaran yang lebih besar melalui program nantinya,” jawabnya.
Dimintanya warga masyarakat harus bisa bekerja sama, saling mendukung dan melanjutkan segala program yang masih dikerjakan dan mau dikerjakan dalam tahun -tahun kedepan.
Seperti kelanjutan pembangunan kantor Bupati Bima di Desa Godo, dan juga rencana pembangunan Jembatan Lewi Mori dengan anggaran kurang lebih Rp450 Milyar. “Inilah agenda besar dan wajib dilanjutkan oleh saya kedepannya.
Karena itu warga Desa Tambe yang sudah saya anggap keluarga, pada kesempatan ini secara pribadi saya memohon dengan kerendahan hati adanya niat yang tulus dan adanya restu dari semua lapisan masyarakat,” ajaknya. (GA. Ori*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.