Header Ads

Gandeng ISWARA Kota Bima, Peggy Galang Dana untuk Palestina

Kota Bima, Garda Asakota.-
Ikatan Isteri Wakil Rakyat (ISWARA) DPRD Kota Bima, Minggu (5/4), mengundang Pesinetron Populer Indonesia era tahun 1990-an, Raden Peggy Melati Sukma (PMS), yang saat ini sudah totalitas berdakwah ke seluruh pelosok tanah air melalui Majelis ‘Akhwat Bergerak’ yang diinisiasinya. PMS cukup populer di dunia sinetron selain dikenal sebagai foto model, presenter televis hingga event organizer acara-acara besar di Indonesia.
Artis kelahiran Cirebon ini, juga terkenal dengan celotehannya “pusiiiinnng deh”, memiliki segudang keberhasilan dan prestasi yang sangat gemilang di dunia hiburan dan bisnis. Sejumlah perusahaan pun dipegangnya. Tak banyak tahu artis ibukota tersebut kini sudah menjalani dunia baru yang jauh dari glamournya kehidupan di dunia keartisan.
Dihadapan ribuan warga Kota Bima yang memadati gedung Convetional Hall Kota Bima, Minggu pagi, Peggy sempat mengulas kisah perjalanannya ke jalur dakwah Islam. Pelopor hijab yang terlihat cantik dan anggun berseri ini, mengaku telah berkecimpung di dunia hiburan tanah air selama 21 tahun. Selama di dunia entertainment dia juga memimpin beberapa perusahaan yang sangat sukses.
Beberapa kali juga terpilih untuk menjadi duta negara untuk event-event Internasional. Kegiatan sosial juga tak luput dari aktivitasnya, banyak yayasan sosial yang ia santuni sepanjang perjalanan karirnya.  Sebagai pelaku bisnis, segala bentuk bisnis ia lakukan mulai dari bisnis yang halal hingga yang haram.
Namun rupanya, segala kemewahan yang dicapainya itu ternyata selalu menyisakan suatu ruang dalam hatinya, sebuah kegelisahan yang tak berujung. Kegelisahan yang semakin hari semakin tinggi ditambah permasalahan hidup yang seperti tidak ada penyelesaiannya, akhirnya menggiringnya pada sebuah titik balik untuk berhijrah, bersyahadah kembali, mengenal kembali Rabb-nya dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslimah.
Peggy pun memutuskan untuk menutup aurat secara total pada bulan Mei 2012 dan menggunakan pakaian muslimah yang Syar’i. Setelah proses hijrah ini berjalan, satu per satu Allah SWT selesaikan permasalahan hidupnya, sehingga dia pun tersadar bahwa Islam adalah jalan hidup, Islam adalah agama yang sangat logis, sehingga ia pun tersadar bahwa lebih Islami agama yang kaffah.
Sekarang seorang Peggy menjadikan dirinya sebagai karyawan Allah SWT, seorang pendekar syiar. Setiap aktivitasnya selalu didedikasikannya untuk berdakwah, dengan bantuan adik-adiknya sebagai tim dakwahnya yang mengatur urusan administrasi. Perempuan yang terkenal lewat Sinetron Gerhana bersama Pierre Rolland ini juga aktif dalam sebuah organisasi yang membantu anak-anak yatim piatu dan kaum ibu yang mengalami kesulitan dalam proses melahirkan di Gaza, Palestina.
Menggandeng Relawan Akhwat Bergerak, Peggy, menyempatkan dirinya untuk menyapa umat muslim di Kota Bima dalam rangka menggalang dana kegiatan kemanusiaan. Kepada komponen umat Islam di Bima, dia mengajak agar selalu membiasakan diri bersedakah. “Terutama bersedekah untuk gerakan kemanusiaan,” ajaknya.
Berdasarkan pantauan langsung Garda Asakota, kehadiran Peggy disambut penuh antusias oleh ribuan umat muslim Kota Bima, terutama oleh kalangan isteri-isteri anggota DPRD Kota Bima.
Ketua ISWARA Kota Bima, Ny. Jumriah Feri Sofiyan, mengaku sangat berterima-kasih atas kehadiran Ustadzah PMS di Kota Bima. PMS menyambangi Kota Bima sebagai bagian dari majelis inspirasi keliling Negeri, yang dirangkaikan dengan acara majelis ilmu dan penggalangan dana kemanusiaan. Ny. Jumriah mengaku, acara penggalangan dana kemanusiaan tersebut merupakan acara perdana ISWARA sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kota Bima.
Selain dihadiri oleh Sekda, Ir. HM. Rum, acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, isteri Wakil Walikota Bima, Ny. Hj. Badriah, segenap isteri Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bima, para pimpinan SKPD, dan ratusan tamu undangan lainnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.