Header Ads

Tidak Ada Mutasi, Tapi Kalau Ada Pejabat Nakal..!?

Kota Bima, Garda Asakota.-
Gencar adanya isu mutasi maupun rotasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, membuat resah para pejabat. Menyikapi isu ini, Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, secara tegas menyampaikan bahwa tidak ada rencana mutasi maupun rotasi yang akan dilakukannya dalam waktu dekat ini.
“Semua itu semata-mata hanya isu burung,” katanya saat membuka Launching Bhakti HUT ke-13 Kota Bima, di Pantai Lawata, Jumat (6/3).
Meski demikian, Walikota tidak menampik akan menindak tegas jika ada pejabat yang nakal alias main-main dalam Tupoksinya. “Kalau soal itu (pejabat nakal, red) saya tidak segan menindaknya sesuai perbuatannya karena itu akan menghambat proses pembangunan,” imbuhnya.
Qurais juga menyampaikan, maju dan berkembangnya sebuah daerah tergantung sungguh jajaran pegawainya yang terus melaju dalam mendorong meningkatnya pembangunan serta peningkatan pelayanan bagi masyarakat banyak di Kota Bima. Untuk itu, harapannya agar pegawai tetap bekerja sesuai Tupoksinya masing-masing. “Karena bila kinerjanya baik maka citra daerah juga akan terlihat baik,” katanya.
Diakuinya bahwa Kota Bima akhir-akhir ini telah mendapatkan bantuan yang luar biasa, terbukti Pemerintah Pusat telah memberikan kepercayaan kepada Pemkot Bima untuk membangun Rumah Sakit Umum Rintisan (RSUR) sebesar Rp11 Milyar.
Meski untuk membangun sebuah rumah sakit ini diperlukan lahan cukup luas, akan tetapi Kota Bima memiliki kepercayaan yang elegan dari Pemerintah Pusat. “Maka dari itu bila tidak ingin dimutasi, tunjukan kinerjanya sesuai dengan Tupoksinya. Tidak mengecewakan masyarakat yang sudah memberikan amanah dan kepercayaan terhadap Negara ini. Yang pasti saya katakan tidak ada mutasi ataupun rotasi, akan tetapi jangan berbangga hati, inikan kata saya, siapa tahu hari ini dan hari esok ada perubahan pikiran lain dari Baperjakat,” sebutnya.
Dirinya kembali menegaskan bahwa tidak akan melakukan mutasi atau pergeseran jabatan pada aparaturnya di lingkup Pemkot Bima. Sebab disadarinya, mutasi dan penyegaran pegawai yang acap dilakukan akan berdampak pada hasil dan kinerja aparatur yang selalu beradaptasi lagi dengan tugas pokok di bidang kerja yang baru.
“Selama pegawai mampu bekerja dengan prestasi dan dedikasi pelayanan yang baik, untuk apa melakukan mutasi dan rotasi,” cetusnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.