Header Ads

OJK Dorong Pertumbuhan Perbankan Syariah di NTB

Mataram, Garda Asakota.-
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan NTB berkomitmen terus mendorong pertumbuhan perbankan syariah di NTB. Komitmen tersebut dibuktikan OJK, salah satunya dengan mensupport kegiatan Expo iB Vaganza yang digelar di Mataram Mall, 12-15 Februari 2015 lalu.
Selain mendorong perkembangan perbankan syariah, bank konvensional juga didorong OJK bisa menjadi mitra perbankan syariah.
Sukamto selaku kepala OJK Regional 3 (Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara) mengatakan, pemerintah daerah harus mampu melihat potensi yang dapat dikembangkan untuk mendorong peningkatan perekonomian di daerah. Seperti, pengembangan model ekonomi syariah. Dan masyarakat NTB yang religius adalah salah satu modal untuk mendorong perkembangan dan pertumbuhan pasar industri perbankan syariah di daerah. “Kita harus dapat melihat potensi apa yang dapat dikembangkan di NTB” kata Sukomto saat bertemu dengan gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi dikantor gubernur NTB, Selasa (17/3).
Menurutnya, sebagai industri yang relatif baru, perbankan dan keuangan syariah perlu terus dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas. Sehingga, produk serta jasa layanan syariah yang semakin beragam dan berdaya saing dapat dikenal dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Maksud dan tujuan dirinya bertemu dengan gubernur adalah untuk meminta dukungan dan mengundang gubernur dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan dasar pembinaan serta pengawasan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang rencananya akan diselenggarakan OJK, di Mataram pada 24 Maret mendatang.
Kegiatan tersebut, nantinya sekaligus juga akan membahas bagaimana upaya pengembangan ekonomi syariah di NTB. Ia berharap, melalui sosialisasi, training for Trainer, dan kegiatan pasar modal yang berkaitan dengan syariah dapat mempercepat pertumbuhan perbankan syariah di NTB.
Terkait hal itu, Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, mendukung penuh dan memberikan apresiasi kepada OJK yang memiliki perhatian terhadap perkembangan perekonomian daerah NTB.
Menurut, perbankan Syariah merupakan salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkait dengan keuangan. “Perkembangan perbankan syariah di NTB sudah lumayan meningkat, perlu upaya yang keras untuk sejauh ini,” kata Gubernur.
Pihaknya berharap, pengembangan perbankan syariah di NTB nantinya dapat benar-benar berkontribusi nyata dan optimal dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah yang berkesinambungan, serta dapat bermanfaat untuk masyarakat. (GA. Joni/Humas*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.