Header Ads

NTB Canangkan Gerakan Objek Wisata Bersih

Mataram, Garda Asakota.-
Pemerintah Provinsi NTB mencanangkan Gerakan Obyek Wisata Bersih sebagai bagian dari pelaksanaan Sapta Pesona dan upaya menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah. Gerakan Obyek Wisata Bersih ini dicanangkan secara langsung oleh Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, dalam acara yang digelar di Pelabuhan Bangsal, Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu lalu.
Pencanangan ditandai dengan penyerahan alat-alat kebersihan lingkungan oleh Gubernur NTB kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Pokdarwis Sengigi dan perwakilan Polsek Pemenang.
Dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Lombok Utara, H. Djohan Syamsu, SH,   bersama pejabat lingkup Pemprov NTB.
Gubernur mengatakan, Gerakan Obyek Wisata Bersih dan Kelompok Sadar Wisata ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerah. Selain faktor keamanan dan kenyamanan, faktor kebersihan termasuk hal yang sangat penting untuk menarik minat wisatawan.
Oleh karena itu, kebersihan harus menjadi perhatian seluruh pihak, karena kebersihan lingkungan adalah bagian dari keindahan dan kekuatan sebuah destinasi. Di waktu yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Muhammad Faozal, mengatakan, pencanangan Gerakan Obyek Wisata Bersih bertujuan mendorong kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan, khususnya kebersihan lingkungan di kawasan-kawasan pariwisata.
Gerakan Obyek Wisata Bersih diawali dengan melibatkan 143 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang tersebar di sebelas destinasi utama di NTB. Pokdarwis ini akan bekerjasama dengan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, untuk menggalakkan kebersihan di seluruh tempat pariwisata di NTB.
Selain untuk menarik minat wisatawan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari mewujudkan Sapta Pesona Pariwisata, yaitu aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah dan kenangan. “Hal ini adalah bagian dari upaya menyakinkan para wistawan, bahwa kita siap menghadirkan destinasi yang bersih, aman dan nyaman,” tutur Faozal. 
Sementara itu, Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting bagi kemajuan sektor pariwisata di NTB terutama di kabupaten KLU itu sendiri.
“Potensi pariwisata yang ada di KLU akan terus kami tingkatkan, karena selain untuk memperkenalkan daerah juga akan mendatangkan keuntungan bagi pemasukan APBD itu sendiri,” tutur Djohan. (GA. Joni/Humas*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.