Header Ads

Musrenbang Tingkat Kota dan Kabupaten Bima Digelar

Kota Bima, Garda Asakota.-
Dua pemerintahan otonom Bima, Kota dan Kabupaten Bima dalam waktu yang hampir bersamaan, menghelat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2015, Selasa (11/3). Menyukseskan acara ini, Kota Bima memilih gedung Paruga Nae Convention Hall, Selasa (10/03) sebagai tempat acara, sedangkan Kabupaten Bima di gedung serba guna Muhamadiyah Bima.
Musrenbang ini masing-masing dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di dua daerah tersebut untuk tahun 2016.
Pantauan langsung wartawan, Kota Bima mengusung tema “Musrenbang RKPD Kota Bima Tahun 2016 sebagai momentum untuk meperkokoh pilar ekonomi daerah melalui pengelolaan Sumber Daya Alam yang berkelanjutan dan percepatan pembangunan Kota Tepian Air”.
Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh Ketua DRPD Kota Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sekda Kota Bima, Kepala Bappeda Provinsi NTB , Y Consultant Belanda, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat/Lurah, LSM, Akademisi dan insan Pers.
“Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2016 tingkat Kota Bima tahun 2015 adalah untuk mendapatkan masukan  dari berbagai pihak dan stake holders pembangunan Kota Bima guna menyempurnakan rancangan RKPD Tahun 2016 yang memuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD, termasuk informasi mengenai rencana kegiatan yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota Bima, APBD Provinsi, APBN maupun pendanaan lainnya,” ungkap Kepala Bappeda Kota Bima, Ir. Hj Siti Jaenab.
Menurutnya, Musrenbang tingkat kota ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu Musrenbang RKPD di tingkat kelurahan, Musrenbang RKPD di tingkat kecamatan, dan selanjutnya tingkat Kota Bima. Musrenbang ini dilaksanakan untuk menyelaraskan, mengklarifikasi, mempertajam, dan menyepakati prioritas pembangunan dan program atau kegiatan Daerah. Sementara itu, dalam arahannya Walikota Bima, HM Qurais H Abidin, kembali menegaskan bahwa Kota Bima menjadi Kota Tepian Air atau Water Front City adalah harga yang tidak bisa ditawar.
Penataan gerbang Ni’u, Lawata dan pantai Amahami menjadi penataan tiga simpul strategis ekonomi yang akan mengakselerasi perwujudan Water Front City (Kota Tepian Air) yang berkarakter bagi Masyarakat Kota Bima. Walikota saat itu mengajak seluruh elemen pembangunan yang ada di Kota Bima untuk senantiasa bersinergi demi membangun Kota Bima yang berkualitas. Sehingga apa yang sudah dicita-citakan bersama yaitu menciptakan Kota Bima yang makin maju dan sejahtera dapat tercapai.
Sementara itu, kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Bima tahun anggaran 2015 yang dihelat di GSG Muhammadiyah Kota Bima dibuka oleh Bupati Bima, Drs. H. Syafrudin HM.Nur, M.Pd.  Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPR Kabupaten Bima, Nukrah, S.Sos, para Asisten, Kabag,  kepala Bappeda Provinsi NTB, para kepala SKPD lingkup Pemkab. Bima, para camat, instansi vertikal  dan unsur orga nisasi masyarakat sipil Kabupaten Bima. Bupati menegaskan bahwa Musrenbang tingkat Kabupaten Bima  merupakan kelanjutan dari Musrenbang desa dan kecamatan yang merupakan pemantapan padu serasi antara usulan kecamatan dengan renja SKPD yang draf-nya telah di awali pada Forum SKPD tanggal 2-4 Maret lalu.
“Kegiatan ini juga merupakan penyusunan langkah strategis tahun ke-1 yang kita laksanakan dalam bingkai pelaksanaan RPJMD 2016-2020.
Oleh karena itu forum ini hendaknya memperhatikan betul capain kinerja dari setiap indikator yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2011-2015, sebagai tolak ukur dalam melangkah pada kerangka kerja yang menjadi landasan kuat bagi RPJMD 2016-2020,” tegasnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.