Header Ads

Abuya Dirindukan Jadi Bupati Bima

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Arus dukungan dari bawah terus mengarah kepada figur yang pernah menjabat sebagai Bupati Bima periode 2000-2005, Drs. H. Zainul Arifin, M. Si, untuk tampil kembali sebagai bakal calon Bupati Bima 2015-2020. Dukungan terhadap sosok pria yang kerap disapa Abuya ini mengalir deras dari sejumlah elemen masyarakat di hampir seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Bima. “Kami sepenuhnya memberikan dukungan, menaruh harapan, dan mendorong H. Zainul Arifin, sosok yang biasa kami panggil Abuya, untuk maju sebagai calon Bupati Bima periode 2015-2020,” ujar Mubadil H. AB, kepada Garda Asakota.
Diakuinya, sosok Abuya merupakan figur yang sangat layak dan pantas untuk memimpin Kabupaten Bima lima tahun kedepan. Dimana selain memiliki kemampuan, beliau juga memiliki pengalaman serta komitmen yang teguh untuk memajukan Kabupaten Bima yang sejahterah dan religius. “Soal komitmen, figur Abuya tak perlu diragukan lagi. Pemimpin religius yang masih dicintai, mau berkorban, dan dirindukan masyarakatnya. Tidak ada lagi pemimpin berkharisma dan dicintai rakyatnya kecuali Abuya, sudah saatnya memimpin Kabupaten Bima lima tahun kedepan,” imbuh pria asal Desa Ngali Kecamatan Belo ini. 
Bukan hanya saat menjadi Bupati Bima, kata dia, keseharian Abuya tetap selalu melayani warganya yang datang dari berbagai pelosok desa.
Di kediamannya lingkungan Ponpes AlIkhwan H. Sanuddin Salama Kota Bima, asal ada Abuya, warga masyarakat dari berbagai pelosok, khususnya para pendukung fanatiknya kerap menyambanginya. “Walau hanya sekedar datang bersilaturrahmi, warga sudah cukup puas.
Seperti yang terjadi hari ini, Minggu (15/3), begitu Abuya tiba dari luar daerah, tamu-tamu-pun berdatangan terutama saudara-saudara kami dari pelosok desa. Mereka rela meninggalkan aktivitas hanya untuk menemui Abuya, dan Abuya-pun melayani mereka dengan baik tanpa pandang bulu. Jadi tidak heran masyarakat Kabupaten Bima-pun sangat merindukan sosok beliau (Abuya, red) untuk memimpin Dana Mbojo yang kita cinta ini,” tandasnya.
Seperti diketahui, salah produk dari kepemimpinan Abuya adalah program Jumat Khusu’ yang merupakan ide briliannya, hingga kini masih berjalan baik. Ide yang digagas ini merupakan bukti perhatiannya pada nilai-nilai Islam, dan juga sebagai upaya merangsang masyarakat agar tidak melakukan perjalanan pada saat shalat Jumat demi kekhusukannya dalam menjalankan ibadah shalat Jumat.
“Pada masanya, juga mulai bangkit gerakan pemakaian jilbab oleh seluruh elemen masyarakat baik di lembaga pemerintahan maupun non pemerintahan, para pelajar maupun mahasiswa,” tambah warga Kabupaten Bima lainnya dari Kecamatan Sape, H. Abdul Kadir. (GA. 212*) 

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.