Header Ads

SDN-6 Sape Butuh Rehabilitasi Gedung

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Upaya peningkatan mutu pendidikan sangat didukung oleh ketersediaan  sarana dan prasarana yang memadai. Hanya saja, bagi SDN No-6 Sape Kabupaten Bima, kondisi ini belum sepenuhnya mendukung. Komite setempat, Darwis,  justru mengaku sangat prihatin melihat keadaan fisik bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah. “Hampir semua tembok bangunan sekolah mulai rontok termakan usia dan atapnya bocor, sehingga cukup mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),
terutama di musim hujan seperti sekarang ini,” keluhnya kepada Garda Asakota, Selasa (17/2).
Pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk peningkatan mutu pendidikan terutama dalam hal ketersediaan pembangunan fisik. “Kami hanya mengharapkan adanya uluran tangan dari pemerintah Kabupaten Bima dan para anggota DPRD untuk memperjuangkan hadirnya anggaran rehabilitasi gedung sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN No-6 Sape, Anas Mahfudsyah, S.Pd, mengaku sejak tahun 1960 berdirinya sekolah belum pernah tersentuh oleh bantuan apapun, baik dari dana DAK maupun dari APBN.
Diakuinya, bangunan dasar sekolah ini dibuat dari batu kali sampai sekarang. “Selama ini untuk mensiasati agar sekolah nampak bagus dan bisa dipakai mensiasatinya dengan cara  swadaya anatar pihak sekolah dengan komite sekolah,” akunya.
Dirinya merasa khawatir bila di musim hujan sekarang atap gedung sekolah rubuh karena sudah lapuk dimakan usia.
Untuk itu, Anas juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bima agar kiranya mendengarkan keluhan pihaknya mengucurkan bantuan rehap total. Senada dengan itu, Pengawas TK/SD Kecamatan Sape, H. Ahmad, S.Pd, membenarkan bahwa kondisi fisik bangunan SDN N0. 6 Sape pantas untuk direhab karena sudah mengalami kerusakan berat. “Iya, memang sangat perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bima,” tandasnya saat dimintai tanggapannya. (GA. 333*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.