Header Ads

Duga Panitia Tidak Netral, Peserta Seleksi Calon Perangkat Desa Tarik Diri

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Seleksi dan penjaringan perangkat Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima yang direncanakan hari Senin, (23/2), di aula kantor desa setempat, tampaknya akan diundur.
Pasalnya, sejumlah peserta penjaringan menarik kembali semua bahan-bahan seleksi karena diduga pihak panitia tidak netral. Abdul Muis, salah satu peserta yang menarik diri, Sabtu (21/2), mengungkapkan bahwa penarikan semua bahan seleksi perangkat desa Tawali karena menganggap pihak panitia tidak netral.
“Karena dari awal proses pembentukan panitia seleksi dilakukan secara sepihak oleh Kades Tawali,  Ahmad Suyuti, tanpa melibatkan berbagai unsur dan tokoh masyarakat di desa Tawali seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur BPD maupun staf desa itu sendiri,” ungkap Abdul Muis.
Menurutnya, selain dirinya juga terdapat nama Julfikar, S. Pd, yang menarik diri dari seleksi. Pihaknya menilai pembentukan panitia yang hanya ditunjuk sepihak menjadi alasan pengunduran diri keduanya.
“Saya menilai SK pembentukan panitia seleksi dengan cara sepihak oleh Kades itu cacat hukum,” cetusnya.
Padahal seharusnya, kata dia, pembentukan panitia seleksi harus melalui musyawarah dan mufakat, seperti yang diamanatkan oleh UU No 6 thn 20014 tentang desa. “Bukan ditunjuk begitu saja,” sorotnya.
Abdul Muis mengharapkan kepada dinas terkait agar mengeluarkan surat edaran yang mengacu pada UU No 6 thn 2014 tentang desa agar semua Kades di Kabupaten Bima faham dan mengerti terkait proses seleksi perangkat desa.
Sementara itu, Kades Tawali, Ahmad Suyuti,  yang dikonfimasi wartawan terkait dengan hal itu membenarkan pembentukan panitia seleksi atas kebijakannya.
“Karena itu hak penuh Kades, tanpa musyawarah mufakat dengan siapapun. Hal itu berdasarkan Perda No 8 tahun 2006,” tegasnya. (GA. 222 )

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.