Header Ads

Sulhan: Tanggap Bencana Banjir Terus Berlangsung

Bima, Garda Asakota.- 
Sementara itu, Kepala Badan Penanggu¬langan Bencana Daerah (BPBD) Kabupa¬ten Bima, Drs. Sulhan, MT, mengungkap¬kan bahwa, bencana banjir bandang 26 Mei 2012, pukul 05.00 Wita di empat Kecama¬tan Kabupaten Bima yaitu kecamatan Belo, Palibelo, Woha, dan Langgudu, yang meng¬a¬kibatkan rusaknya prasarana tempat tinggal warga, kerusakan lahan pertanian/perkebunan/hasil panen, serta kerugian peter¬nakan, hingga saat ini dalam tahap tanggap darurat
dan mendapat dukungan penuh instansi terkait dan masyarakat. Menurutnya, pasca bencana tersebut, BPBD Kabupaten Bima bersama Dinas Sosial langsung merespon dengan melaku¬kan sejumlah langkah tanggap Darurat yang diawali pendataan kejadian bencana, memberikan bantuan logistik. Setelah melakukan distribusi beragam bantuan pada tiga hari perama pasca ben¬cana, Selasa (29/5), Dinas PU dibantu oleh masyarakat setempat, melaksanakan pem¬buatan jalan darurat di jembatan yang putus antara Lido dan Ngali yang menghubung¬kan kecamatan Belo dan Langgudu. Diakuinya, perbaikan infrastruktur juga dilaksanakan Rabu (30/5) dimana Pemkab Bima melaksanakan pengadaan pipa 3 inch sepanjang 100 m untuk air bersih di desa Kawuwu-Langgudu dan memberikan bantuan logistik berupa 72 liter minyak goreng, 144 kg gula pasir, 50 dus mi instan. Sementara, BPBD kabupaten Bima mendistribusikan logistik berupa selimut, terpal, matras masing-masing 72 lembar, 72 unit kompor, masing-masing 72 paket makanan siap saji dan makanan tambahan, serta melaksanakan survey pipa air bersih yang putus akibat banjir bandang di desa Kawuwu-Langgudu. Pada hari yang sama Dinas PU juga melanjutkan pembuatan jalan darurat di jembatan yang putus antara Lido dan Ngali yang menghubungkan kec.Belo dan kec.Langgudu dibantu masyarakat setempat, Dari BUMN, Bank NTB cabang Bima memberikan bantuan logistik 2 ton beras, 120 dus mi instan, 60 kg gula pasir, teh celup dan kopi bubuk masing-masing 2 bal. Tanggap darurat banjir juga berlangsung Kamis (31/5), dimana PT Bank BRI Cabang Bima memberikan bantuan logistik berupa beras 1.250kg, mi instan 38 dus, gula pasir 500 kg, minyak goreng 250 liter. Rehabilitasi infrastruktur dilakukan BPBD dengan memperbaiki pipa air bersih yang putus akibat banjir bandang di desa Kawu¬wu dan mendistribusikan bantuan logistik. Dukungan ini masih berlanjut keesokan harinya, Jumat 1 Juni 2012 BPBD dalam hal ini TRC, melanjutkan pembersihan sumur air bersih masyarakat di desa Diha-Belo, menyambung saluran air sampai ke pemukiman warga di desa Kawuwu dan mendistribusikan bantuan logistik. Sedangkan Dinas PU Kab. Bima Melanjutkan pembuatan jalan darurat di jembatan yang putus antara Lido dan Ngali yang menghubungkan Kecamatan Belo dengan Kecamatan Langgudu dibantu masyarakat setempat. Untuk logistik, kembali PT Bank BRI Cabang Bima memberikan bantuan berupa Beras 1.900 Kg, Mi Instan 135 Dus. Poltekes Mataram Prodi Keperawatan Bima Memberikan bantuan logistik berupa: Beras 100 Kg, Mi Instan 30 Dus, Gula 40 Kg. Hingga Sabtu (2/6) pukul 14.00, bantuan masih terus mengalir, BEM STISIP Bima Memberikan bantuan logistik berupa: Beras 100 Kg, Mi Instan 10 Dus, 42 Kg Gula, 25 Liter Minyak Goreng, BPBD Kabupaten Bima mendistribusikan bantuan logistik. Masih menurut Sulhan, pembenahan infrastruktur dilakukan Dinas PU dengan melanjutkan pembuatan jalan darurat di jembatan yang putus antara Lido dan Ngali yang menghubungkan Kecamatan Belo dengan Kecamatan Langgudu dibantu masyarakat.Demikian penjelasan Sulhan seperti dilansir Kabag Humaspro Pemkab Bima, Drs. Aris Gunawan. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.