Header Ads

Rehab SDN Inpres Nggaro Randi Senilai Rp240 juta Disorot

Bima, Garda Asakota.- 
Pekerjaan proyek rehab ringan 4 lokal SDN Inpres Nggaro Randi Kec. Wera Kabupaten Bima dengan menggunakan anggaran APBN senilai Rp240 juta, menuai sorotan. Pasalnya, pekerjaan proyek yang seharusnya dikerjakan secara swakelola antara pihak sekolah dengan komite sekolah berdasarkan kesepakatan kedua lembaga itu, namun kenyataannya setelah pekerjaan dimulai diduga pekerjaan tersebut justru didominasi oleh pihak keluarga ibu Kepala sekolah. Menanggapi sinyalemen ini, Kepala SDN Inpres Nggaro Randi, Juriati, A.Ma.Pd, yang dimintai keterangan oleh sejumlah Wartawan pertengahan Minggu kemarin (11/6) menjelaskan bahwa, keberadaan keluarganya (suaminya, red) dalam proyek itu selaku buruh kuli,
dan digaji sesui dengan nilai pekerjaannya. Ketika disinggung realisasi anggaran Rp240 juta dalam proyek swakelola itu, Juriati menjelaskan anggarannya digunakan untuk pembelian tripleks sebanyak 156 lem¬ bar, semen 70 sak, kayu 5 kubik, genteng 2.800 lembar, batu bata 3.000 biji, pasir 5 truk, cat, gaji tukang, dan ada pemotongan pajak. “Itu antara lain penggunaan anggarannya,” ucapnya menjelaskan. Sementara itu, bendahara keuangan proyek senilai Rp240 juta, H. Nurdin, yang juga dikonfimasi wartawan mengungkap¬kan bahwa semua bahan material dibelanja¬kan oleh ibu Kepala sekolahi. Dirinya sela¬ku bendahara, hanya mengeluarkan uang se¬suai dengan kebutuhan pembelanjaan. “Sedangkan terkait dengan keberadaaan suami kepala sekolah dalam proyek ini, se¬bagai kuli bangunan dan digaji sesuai dengan pekerjaannya,” katanya. (GA. 222*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.