Header Ads

Duta NTB Ikuti Orientasi Dewan Hakim STQ/MTQ Nasional di Makassar

foto:Drs. H. Fitrah Abd. Malik 
Makassar, Garda Asakota.-
Tanggal 12 hingga 14 Desember 2011, Kementerian Agama (Kemenag) RI menye¬lenggarakan Orientasi Dewan Hakim STQ/MTQ Nasional yang diikuti oleh ulama Al-Quran dari Indonesia Tengah dan Timur yang dipusatkan di Kota Makassar Propinsi Sulses. Diantara delegasi, terdapat dua orang duta Propinsi NTB yakni Al-Ustadz Drs. H. Fitrah Abd. Malik dan Ustadz H. Lalu Nurul Watoni, S. Pdi. Orientasi ini se¬lain sebagai forum
silaturrahmi Pembina Qori dan Qoriah, juga sekaligus ajang pem¬binaan bagi kader serta hakim MTQ se-Indonesia. Dalam arahannya, Dirjen Penais Kemenag RI mengungkapkan bahwa peserta yang diundang adalah kader Al-Quran masa depan, kader yang tidak pernah putus dalam kegiatan Al-Quran, dan kader yang tidak diragukan lagi dalam pengembangan Al-Quran di masa mendatang.
Menurutnya, tugas seorang hakim dalam STQ/MTQ, bukanlah hal yang ringan. Karena tugas hakim berkaitan dengan qalam dan firman Allah SWT. Pelaksanaan tugas perhakiman STQ/MTQ bukan saja harus dipertanggungjawabkan kepada masyara¬kat, tetapi juga kepada Allah SWT, dengan demikian tugas sebagai Dewan Hakim adalah merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan tidak diragukan lagi bahwa menjadi hakim STQ/MTQ merupakan tugas yang amat mulia. Oleh karenanya, Dewan Hakim menjujung tinggi sikap objektif, ikhlas karena Allah, teguh dan mampu menyelami rasa keadilan, bertin¬dak profesional, berpegang teguh kepada aturan, laksanakan tugas sesuai kompetensi masing-masing. Menghayati penugasan Dewan Hakim, tidak dipengaruhi unsur kedaerahan Dewan Hakim berasal, atau sebagai orang tua, keluarga dan pelatih, dan menghindari perilaku yang tidak terpuji yang menodai korp Dewan Hakim”, Dirjen Penais Kemenag RI. (GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.