Header Ads

Taufik dan Kusnadi Dilantik Jadi Anggota KPU Kabupaten Bima

Mataram, Garda Asakota.-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah NTB, Kamis kemarin, melantik dua (2) anggota pengganti antar waktu anggota KPU Kabupaten Bima, Ahmad Yasin, SH., MH dan Syaiful Irfan, yang diberhentikan oleh KPU NTB melalui rekomendasi DK dan terbukti bersalah melakukan pelangga¬ran kode etik penyelenggaraan Pemilu¬kada. Dua (2) anggota pengganti antar waktu
yang dilantik oleh KPU NTB itu yakni dari nomor urut tujuh (7), Muhammad Taufik, dan dari nomor urut delapan (8), Kusnadi, SH., MH.
Pelantikan dua (2) anggota KPU Kabu¬paten Bima ini dilakukan di Sekretariat KPU NTB dan berlangsung secara tertutup. Kepada wartawan, Ketua KPU NTB, Fauzan Khalik, S. Ag., M. Si., mengatakan tertutupnya acara pelantikan dua (2) anggota KPU Kabupaten Bima tersebut bertujuan untuk mendapatkan khidmatnya acara
pelantikan. “Disamping ada persoalan-persoalan internal yang disampaikan saat acara pelantikan. Tetapi saya lebih cenderung pada aspek khidmatnya,” cetus Fauzan Khalik yang didampingi oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU NTB, Ilyas Sarbini, SH., MH., di ruang Ketua KPU NTB Jalan Langko Mataram, Kamis (12/5).
Setelah pelantikan ini dilakukan, maka menurut Fauzan, lima (5) orang anggota KPU Kabupaten Bima akan segera melakukan rapat pleno untuk memilih Ketua KPU Kabupaten Bima. Menurut Fauzan, syarat untuk menjadi Ketua itu adalah menjadi anggota KPU setempat. Persoalan yang berkaitan dengan apakah kemudian para anggota KPU Kabupaten Bima bersalah dan diberi peringatan berdasarkan putusan DK KPU NTB, menurut Fauzan tidak menjadi masalah. “Asalkan memenuhi syarat utama yakni menjadi anggota KPU setempat,” cetusnya lagi.
Ketua KPU NTB berharap agar ang¬gota KPU lebih meningkatkan mem¬ baca semua aturan-aturan yang berkai¬tan dengan penyelenggaraan pemilu. “Terutama itu meningkatkan pemaha¬man terkait dengan tata kerja KPU dan semua peraturan yang ber¬kai¬tan dengan pelaksanaan pemilu. Kemudian diharap¬kan agar anggota KPU itu lebih berhati-hati lagi dalam menyelenggarakan tugasnya dalam penyelenggaraan pemilukada,” ujar Fauzan.
Sementara itu, melalui rapat pleno pemilihan Ketua KPU Kabupaten Bima yang baru, Nursusilawati, S. Ip., terpilih menjadi Ketua KPU Kabupaten Bima menggantikan seniornya, Ikhwan P. Syamsuddin, yang telah dicopot sebagai Ketua KPU Kabupaten Bima oleh KPU NTB berdasarkan rekomendasi DK KPU NTB. Terpilihnya Nursusila¬wati ini sebagai Ketua KPU Kabupaten Bima setelah melewati proses pemilihan Ketua KPU Kabupaten Bima yang dilakukan di Kan¬tor KPU NTB, Kamis (12/05), mela¬lui forum Pleno KPU Kabupaten Bima yang digelar di ruang rapat Kan¬tor KPU NTB sesaat usai pelantikan dua (2) anggota KPU Kabupaten Bima, Muhammad Taufik dan Kusnadi, SH., MH., pengganti Ahmad Yasin dan Saiful Irfan yang telah resmi diberhentikan oleh KPU NTB.
Dalam rapat pleno KPU Kabupaten Bima itu, pemilihan Ketua KPU Kabupaten Bima dilakukan dengan cara voting yakni lima anggota KPU tersebut memilih para calon Ketua KPU Kabu¬paten Bima yang terdiri dari Kusnadi, SH., MH., Muhammad Taufik, Nursusi¬la¬wati dan Juhriati. Dalam voting ter¬sebut, akhirnya Nursusilawati mempe¬roleh tiga (3) suara, Juhriati mendapat¬kan satu (1) suara, dan satu suara abstain. Dan berdasarkan perolehan suara tersebut, maka Nursusilawati akhirnya dinobatkan menjadi Ketua KPU Kabupaten Bima. (GA. 211*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.