Header Ads

Polisi Selidiki Tewasnya Warga di Belakang MIN Dodu

Kota Bima, Garda Asakota.-
Penemuan sesosok mayat di bela¬kang MIN lingkungan Dodu II Kelura¬han Nungga Kecamatan Rasanae Timur, Sabtu lalu (30/4), hingga saat ini masih ditangani serius oleh Polresta Bima. Kapolresta Bima Kota, AKBP. Kumbul KS, SIK, kepada sejumlah wartawan mengaku sudah memeriksa empat orang saksi. Hanya saja, kata dia, berdasarkan keterangan para saksi, tidak ada satupun yang
mengarah kepada pelaku. Kapolresta bahkan mengakui adanya pihak keluarga korban yang menanyakan perkembangan kasus tersebut. “Kepada pihak keluarga kami sudah berikan penjelasan dan mereka mengerti,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun bahwa barang elektronik yang ditemu¬kan di depan ruangan perpustakaan MIN Dodu II kini dijadikan barang bukti seperti somputer, obeng, minicompo, dan sebuah printer yang ditemukan tidak jauh dari mayat ditemukan. “Namun untuk mengungkap ini kami akan memanggil saksi lain untuk menggali informasi lebih dalam,” cetusnya.
Sebelumnya, Sabtu lalu (30/4), warga Kota Bima dihebohkan dengan kasus penemuan sesosok mayat laki-laki di belakang ruang perpustakaan MIN Dodu II Kecamatan Rasanae Timur sekitar pukul 02:30 Wita. Menurut Kaur Reskrim Polres Bima Kota, Ipda. Abdul Salam, penemuan mayat ini berawal ketika pada pukul 02:30 Wita (Sabtu, 30/4) datang seorang laki-laki berinisial AS yang merupakan penjaga sekolah MIN Dodu II.
“Waktu itu, ia melaporkan ada keja¬dian pencurian di sekolahnya. Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek Rasanae Timur langsung menuju TKP. Setelah sampai di TKP ditemukan pintu ruang perpustakaan sudah dalam keadaan rusak, dan ditemukan satu unit computer, printer, mini compo dan se¬buah sepeda motor,” bebernya. Hanya ber¬selang beberapa saat setelah melaku¬ kan penyisiran di sekitar lokasi, pihak¬nya menemukan sesosok mayat terge¬letak di belakang ruang perpustakaan.
Sementara itu, petugas Rumah Sakit Umum Bima (RSUD) yang tidak ingin dikorankan namanya membenarkan bahwa sekitar pukul 08:30 Wita, Sabtu, pihaknya menerima sesosok mayat yang dibawa oleh petugas dan setelah diidentifikasi korban bernama Boby Aryanto (27-thn) warga lingkungan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur.
Adapun luka yang dialami oleh korban yaitu luka lecet pada pelipis kiri, luka gores pada pelipis kanan, luka robek pada pergelangan bawah tangan kanan dan luka robek pada punggung kanan yang diduga dipukul dengan benda tumpul.
Melihat keponakannya tewas secara tidak wajar, Azis salah satu keluarga korban yang ditemui di RSUD Bima berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap kasus pembunuhan ini dan segera menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. (GA. 334*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.