Header Ads

BPBD Ajukan Proposal Bencana Alam Sape Senilai Rp50.771 M

Bima, Garda Asakota.-
Dampak dari bencana banjir ban¬dang yang menimpa sejumlah desa di Kecamatan Sape Kabupaten Bima be¬be¬rapa waktu lalu sudah dilakukan pen¬dataan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima. Melalui Sekretaris BPBD Kabu¬paten Bima, Drs. H. Usman HAR, MH, berdasarkan hasil pendataan itu pihaknya telah mengajukan proposal tertanggal 25 April 2011
tentang tanggap darurat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi kepada BNPB Pusat dengan pengajuan sebesar Rp50.771 Milyar. Adapun rincian pengajuan proposal tersebut diantaranya penanganan darurat Rp1,8 Milyar, sarana air bersih Rp262 juta, jalan jembatan Rp400 juta, rumah penduduk Rp1 milyar, irigasi Rp210 juta, sedangkan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi senilai Rp48 Milyar. “Sehingga total nilai proposal yang diajukan sebesar Rp50.771 Milyar,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (5/5).
Guna membantu meringankan beban para korban banjir beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyalurkan bantuan tanggap darurat secara bertahap sejak 23-29 April, dimana bantuan tersebut diperoleh dari pihak yang tidak terikat seperti BNPB Pusat, Gubernur NTB, perusahaan, BUMD, dan koperasi.
Adapun bantuan yang diberikan antara lain beras sebanyak 38.35 ton, mie instan 1.343 dus, tarpal 130 unit, gula 2510 kg, tikar 90 lembar, minyak goreng 415 kiter, sarden 25 dus, pakaian 720 lembar, telur 2700 biji, perabotan rumah tangga 416 unit dan uang tunai sebesar Rp377 juta. Ditambahkannya bahwa mekanisme tanggap darurat sen¬diri akan dilakukan setelah bencana ter¬jadi selama 14 hari. “Jadi bantuan akan diberikan secara bertahap, se¬dang¬kan untuk dua warga korban mening¬gal akan diberikan bantuan namun terlebih da¬hulu akan dibahas dalam rapat pembahasan,” tandasnya. (GA. 334*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.