Header Ads

Bagi ASKES, Anak ke-3 Adalah Anak ‘Swasta’

Kota Bima, Garda Asakota.-
Ada pepatah yang mengatakan bahwa banyak anak, banyak rejeki. Namun rupanya, pepatah itu harus dipi¬kir ulang dan dipahami apabila berkaitan dengan asuransi kesehatan atau ASKES. Pengalaman ini menimpa, Iskandar, S. Sos, warga Kelurahan Mela¬yu Kecamatan Asakota Kota Bima. Kepada sejumlah wartawan ia menceritakan bahwa, pada hari Minggu (22/5)
isterinya, Khoifah (42-thn)
melahirkan anak ke-3 secara caesar di RSUD Bima. Karena memiliki kartu ASKES, iapun menggunakannya agar segala biaya yang dikeluarkan bisa mendapatkan keringanan. Namun pada saat dirinya bersama isteri ingin keluar rumah sakit, tiba-tiba disuruh mem¬bayar penuh, baik itu berkaitan dengan biaya operasi, biaya obat maupun sewa kamar. Inikan aneh, padahal isteri saya punya kartu Askes yang seharusnya biaya gratis,” cetusnya.
Dijelaskannya, pada hari pertama ketika dia membawa sang isteri ke RSUD Bima, sempat menanyakan ke perawat di ruang VIP yang menjaga saat itu, tentang berapa biaya yang ha¬rus dibayar sampai isterinya mela¬hirkan dan keluar dari rumah sakit. “Waktu itu mereka menjawab, bayar¬nya setengah saja. Tapi nyatanya kini saya harus membayar seluruhnya,” katanya.
Pihak RSUD Bima yang dikonfir¬masi wartawan melalui Humas, dr. H. Sucipto, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit masih mengikuti program lama yaitu berupa KB (keluarga beren¬cana). “Jadi hanya anak pertama dan kedua yang ditanggung oleh pemerintah. Sedangkan anak ke tiga dan seterusnya adalah anak ‘swasta’, jadi tidak ditanggung oleh pemerintah biaya rumah sakitnya,” jelasnya. (GA. 334*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.