Header Ads

Anak Asal Surabaya, Terlantar di Bima NTB

Kota Bima, Garda Asakota.-
Seorang anak terlantar ditemukan di Toloweri Kelurahan Nungga Kecama¬tan Rasanae Timur Kota Bima NTB, Sabtu (7/5). Berdasarkan pantauan wartawan, anak berumur 12 tahun itu ternyata sudah lebih dari dua bulan tinggal bersama warga setempat.
Hal ini diakui oleh Ketua Rt.09/Rw.03 lingkungan Toloweri, Ibrahim. Penemuan anak ini, kata dia, pertama kalinya diantar oleh salah satu tukang ojek yang diturunkan di lingkungannya. “Kami awalnya tidak tahu sebenarnya dia berasal dari mana,
namun karena rasa iba akhirnya dia kami bawa ke rumah Jafar selaku ketua Rt.08/Rw.03,” akunya kepada wartawan.
Selain tinggal di rumah Jafar, ungkap Ibrahim, anak itu juga suka menginap di beberapa rumah warga sekitar. “Kelakuan anak tersebut normal saja baik ketika berinteraksi dengan warga maupun teman sebayanya,” katanya.
Diakuinya, pihak LPM Kelurahan Nungga pernah melaporkan penemuan anak ini ke aparat Kepolisian Sektor Rasanae Timur. “Namun hingga kini kita tidak tahu kelanjutannya,” cetusnya.
Sementara itu, anak terlantar yang mengaku bernama Yanto (12-thn) keti¬ka dimintai keterangannya mengaku dirinya berasal dari Kota Surabaya Jawa Timur. Tidak banyak kronologis yang bisa terungkap dari hasil wawan¬cara, karena anak ini terkesan tertutup.
Dari beberapa informasi yang diko¬rek, awalnya Yanto diajak ikut bersama ayahnya yang berprofesi sebagai sopir truck (jenis fuso) dari Surabaya menuju Sape-Bima. Saat tiba di Sape Kabupa¬ten Bima, dia ditinggal oleh ayahnya. Lantaran tidak menemukan ayahnya, beberapa bulan lamanya dia sempat tinggal di Sape, hingga akhirnya ia ber¬inisiatif ke Bima dengan menumpang bus. Entah bagaimana cerita selanjut¬nya, tiba di terminal Kumbe Kota Bima, Yanto tiba-tiba diturunkan oleh seorang tukang ojek di Toloweri. (GA. 334*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.