Header Ads

Aksi Coret Baju Warnai Kelulusan Siswa SMA di Woha

Woha, Garda Asakota.-
Harapan sejumlah kepala sekolah SMA untuk mencapai kelulusan siswa-siswinya 100 persen, akhirnya terka¬bulkan. Pengumuman hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) yang dihelat Senin (16/5) adalah merupakan puncak kegembiraan para kasek maupun guru-guru karena perjuangan mereka selama ini membuahkan hasil. Luapan kegem¬biraan tak kalah ditunjukkan oleh para siswanya, bahkan kebanyakan dari mereka merayakan keberhasilan UN 2011 dengan melakukan aksi coret baju.

“Warna-warni yang terlihat di baju menunjukan kegembiraan karena perjuangan kami sebagai siswa selama 12 tahun belajar di tingkat SD, SMP dan SMA, akhirnya terlewatkan. Apalagi di Kecamatan Woha ini, semuanya lulus 100 persen,” ungkap salah satu siswa SMA Kae, Nur Hidayat, kepada Garda Asakota. Tentu saja, kata dia, luapan kegembiraan itu bukan akhir dari upaya dirinya dan rekan-rekan siswa lainnya dalam menimba ilmu. Malah kedepan¬nya, tantangan menimba ilmu justru jauh lebih berat lagi bila sudah diterima di berbagai perguruan tinggi. “Tapi kami optimis masa pekuliahan nantinya akan ditempuh dengan baik dan Insya’Allah kami akan selalu memberikan yang terbaik untuk membawa nama baik sekolah,” katanya.
Sementara itu, siswa SMA-2 Woha, Andriansah, juga mengakui bahwa dengan berakhirnya masa SMA bukan berarti masa menimba ilmu berakhir. “Sebab kami akan terus berjuang untuk melanjutkan sekolah di perguruan tinggi demi membahagiakan orang tua dan guru-guru yang meletakan dasar pendidikan sebelumnya,” ucapnya.
Meski disadarinya aksi coret-coretan baju yang dilakukannya mau¬pun rekan-rekan siswa lainnya meru¬pakan perbuatan pemborosan, namun hal itu dilakukan sebagai bentuk luapan kegembiraan atas keberhasilan menempuh UN. (GA. 234*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.